Malik Risaldi siap gantikan peran Bruno Moreira di Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Bocoran pengganti Bruno Moreira dan Francisco Rivera mulai terungkap menjelang duel krusial Persebaya Surabaya melawan Borneo FC. Dua pemain lokal disiapkan Uston Nawawi untuk menambal absennya dua pilar asing yang memiliki peran vital di Green Force pada Super League 2025/2026.
Persebaya Surabaya menghadapi laga berat karena Rivera harus absen akibat kartu merah di laga kontra Persik Kediri.
Bruno juga tak bisa turun karena telah mengumpulkan empat kartu kuning yang membuatnya terkena larangan bermain.
Situasi ini memaksa Uston mencari formula baru agar ritme serangan Persebaya Surabaya tidak menurun drastis. Ia menegaskan tim akan memanfaatkan jeda kompetisi untuk memperbaiki banyak hal dan mengatur ulang strategi.
“Setelah pertandingan ini kita libur dan kita akan main lagi tanggal 20 dengan Borneo FC,” ujar Uston dalam sesi wawancara usai laga.
“Kita akan evaluasi meskipun kita belum kalah tapi belum menang juga, dan kita bertekad mendapatkan 3 poin,” tegasnya dengan penuh optimisme.
Persebaya Surabaya saat ini berada di posisi delapan dengan 18 poin dari 13 pertandingan. Konsistensi yang belum stabil membuat evaluasi total menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga peluang merangkak ke papan atas.
Tantangan semakin besar karena lawan yang datang adalah Borneo FC yang sedang nyaman di puncak klasemen dengan 33 poin.
Ketangguhan mereka membuat pertandingan nanti menjadi ujian besar untuk mental dan kualitas permainan Green Force.
Dalam kondisi pincang seperti ini, solusi tak selalu harus datang dari pemain asing. Justru dua nama lokal menjadi sorotan karena dinilai cocok dengan kebutuhan taktik Uston dalam situasi darurat.
Nama pertama yang mencuat adalah Sadida Nugraha yang berpotensi mengisi pos gelandang bertahan.
Kehadirannya memungkinkan Milos Raickovic didorong lebih maju untuk mengambil peran sebagai playmaker menggantikan Rivera.
Penempatan ini dianggap masuk akal karena Raickovic memiliki kontrol bola serta visi permainan yang mirip dengan gaya Rivera.
Dengan Sadida menjaga kedalaman, Persebaya Surabaya tetap bisa mempertahankan struktur permainan yang stabil.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
