Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 Desember 2025 | 15.17 WIB

Persebaya Surabaya Dapat Libur, Uston Nawawi Persiapkan Tim Hadapi Borneo FC

Skuad Persebaya Surabaya dapat libur usai laga lawan PSM untuk pemulihan jelang hadapi Borneo FC. (Persebaya Surabaya) - Image

Skuad Persebaya Surabaya dapat libur usai laga lawan PSM untuk pemulihan jelang hadapi Borneo FC. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com—Uston Nawawi memberi jatah libur kepada para pemain Persebaya Surabaya setelah timnya mencuri satu poin dari markas PSM Makassar. Keputusan ini diambil agar pemain bisa memulihkan tenaga sebelum kembali fokus menghadapi laga berat pada 20 Desember 2025.

Persebaya Surabaya bermain imbang 1-1 di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare, Sabtu (6/12) malam. Duel berlangsung ketat dan kedua tim harus puas berbagi angka usai saling membalas gol.

Usai pertandingan, Uston mengaku tetap bersyukur meski target awal sebenarnya kemenangan. “Tentunya yang pertama alhamdulillah kita tetap bersyukur, kita mendapatkan satu poin di Makassar,” ujar dia dengan nada puas.

Menurut Uston, meski Persebaya datang dengan tekad mencuri tiga poin, satu angka tetap berarti. “Memang semua di awal kita bertekad kita mendapatkan tiga poin tapi ini satu poin yang sangat berharga buat kita,” sambung dia.

Uston menilai pemainnya telah bekerja keras menghadapi tekanan PSM yang tampil agresif di kandang sendiri. Dia melihat mental tim teruji dan mampu merespons tekanan dengan baik selama pertandingan.

Setelah laga usai, Uston langsung mengabarkan keputusan penting kepada skuadnya terkait jadwal latihan.

“Setelah pertandingan ini kita akan libur ya, karena kita main lagi tanggal 20 lawan pemuncak klasemen Borneo FC,” ucap Uston.

Dia menegaskan libur bukan berarti mengendurkan fokus, namun bagian dari strategi pemulihan dan evaluasi. “Tentunya kita evaluasi memang meskipun kita belum kalah tapi kita belum menang juga,” tandas Uston.

Dalam dua laga bersama Uston sebagai pelatih interim, Persebaya Surabaya belum tersentuh kekalahan tetapi juga belum meraih kemenangan. Hasil imbang 1-1 lawan Bhayangkara FC dan 1-1 lawan PSM memperlihatkan stabilitas awal yang cukup menjanjikan.

Namun efektivitas serangan dan ketenangan di sepertiga akhir lapangan dianggap masih perlu peningkatan. Uston berharap jeda singkat memberi ruang bagi para pemain untuk kembali segar, baik secara fisik maupun mental.

Laga melawan Borneo FC pada 20 Desember 2025 dipastikan menjadi ujian berat bagi konsistensi Persebaya Surabaya. Borneo sedang memimpin klasemen dan menunjukkan performa impresif, sehingga menuntut kesiapan penuh dari tim Kota Pahlawan.

Setelah kembali dari libur, para pemain diproyeksikan mendapat menu latihan intensif untuk meningkatkan kualitas transisi dan penyelesaian akhir. Uston ingin Persebaya Surabaya tampil lebih agresif namun tetap tenang saat menguasai permainan.

Selain aspek teknis, dia menekankan pentingnya menjaga mentalitas kompetitif. Dia percaya mental yang kuat akan membantu Persebaya Surabaya menghadapi dua pertandingan sisa di bulan Desember yang padat dan menuntut.

Setelah menghadapi Borneo FC, Persebaya Surabaya dijadwalkan bertemu Persijap Jepara pada 28 Desember 2025. Dua laga ini membuat manajemen kebugaran pemain menjadi faktor yang sangat menentukan.

Keputusan memberi libur dipandang sebagai langkah cerdas untuk mengembalikan energi dan menjaga suasana ruang ganti tetap positif. Intensitas Super League membuat jeda beberapa hari menjadi kesempatan emas untuk menyegarkan pikiran.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore