
Uston Nawawi masih memimpin laga Persebaya Surabaya lawan PSM Makassar. (Dok. PSM Makassar)
JawaPos.com - Kabar buruk bagi Bonek, sampai 5 Desember 2025, Persebaya Surabaya belum punya pelatih kepala usai mengumumkan pemecatan Eduardo Perez pada 22 November 2025. Kondisi ini langsung memicu alarm bahaya karena Regulasi I.League 2025/2026 menegaskan klub wajib mendaftarkan pelatih kepala baru maksimal 30 hari setelah pemberitahuan diterima operator liga.
Aturan tersebut kian ketat karena surat pemberitahuan pemutusan kontrak diberi batas penyampaian selama tiga hari setelah keputusan pemecatan. Dengan hitungan itu, tenggat pendaftaran pelatih kepala baru Persebaya Surabaya jatuh tepat pada Kamis, 25 Desember 2025.
Regulasi I.League menuliskan kewajiban klub secara gamblang lewat “Pasal 19 Ofisial Nomor 13” yang berbunyi, “Klub yang mengganti pelatih kepala wajib memberitahukan PSSI dan I.League secara tertulis paling lambat H+3 pengakhiran kontrak.”
Di bagian lanjutannya juga tertulis klub wajib “mendaftarkan pelatih kepala baru paling lambat 30 hari setelah menyampaikan surat pemberitahuan.”
Sanksinya tidak kalah tegas karena “Nomor 14” pada pasal yang sama menyebut, “Pelanggaran terhadap ayat (13) Pasal ini akan dikenakan denda sebesar Rp 100.000.000.”
Jika molor lagi, sanksi berlipat karena aturan menyebut denda tambahan Rp 200 juta dan dapat terus berkelipatan jika klub tetap tak mendaftarkan pelatih.
Situasi ini membuat Persebaya Surabaya bekerja dalam tekanan karena tim juga sedang berusaha bangkit dari tren tanpa kemenangan. Dalam tiga laga terakhir, mereka hanya mampu meraih tiga poin dari hasil imbang melawan Persik Kediri, Arema FC, dan Bhayangkara FC.
Saat ini kursi pelatih kepala sementara diisi Uston Nawawi yang berstatus interim. Ia menegaskan kesiapannya jelang laga tunda pekan ke-4 Super League kontra PSM Makassar dan berkata, “Kita tentunya mempersiapkan diri dan berjuang sekeras mungkin untuk mendapatkan poin.”
Uston juga menjelaskan persiapan tim setelah jeda latihan dua hari dengan menyebut, “Setelah libur selama dua hari, evaluasi sudah dipersiapkan, selanjutnya akan ada meeting dengan pemain.”
Ia paham duel melawan PSM bukan tugas mudah karena lawan sedang berada dalam tren positif. PSM Makassar tampil mengilap karena mampu memenangi tiga laga terakhir atas Dewa United, PSBS Biak, dan Persis Solo. Mereka juga sudah menemukan ritme bersama pelatih anyar Tomas Trucha yang menjadi pembeda dalam performa Juku Eja.
Posisi kedua tim di klasemen juga berdekatan karena Persebaya Surabaya berada di peringkat sembilan, hanya terpaut satu poin dari PSM yang menghuni posisi delapan. Pertarungan papan tengah ini membuat setiap laga menjadi sangat penting untuk menentukan stabilitas tim menjelang akhir tahun.
Di tengah situasi kompetitif tersebut, tekanan administratif justru muncul sebagai isu paling genting bagi manajemen Persebaya Surabaya. Pelatih kepala baru wajib datang sebelum laga kandang melawan Persijap Jepara pada 28 Desember 2025 agar klub tak terkena sanksi denda.
Jadwal Desember Persebaya Surabaya terbilang padat karena setelah menghadapi PSM pada 6 Desember, mereka langsung menjamu Borneo FC pada 20 Desember di Gelora Bung Tomo. Momentum itu membuat manajemen harus mampu menyelesaikan urusan administratif tanpa mengganggu konsentrasi tim di lapangan.
Kehadiran pelatih kepala baru bukan hanya soal kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi kebutuhan teknis karena tim membutuhkan sosok yang mampu memulihkan stabilitas permainan. Uston sudah bekerja maksimal, namun status interim membuat Persebaya Surabaya tetap membutuhkan figur definitif untuk menata paruh kedua musim.
Publik pun menunggu langkah konkret manajemen karena jarang terjadi Persebaya Surabaya berada dalam kondisi kekosongan pelatih kepala sedalam ini. Tenggat 25 Desember menjadi batas waktu yang menegangkan karena keputusan harus hadir sebelum ancaman denda benar-benar menimpa klub.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022