
Manajemen Arema FC menanggapi aspirasi Aremania terkait kembalinya logo Singa Bertindik, menekankan kepatuhan hukum. (Istimewa)
JawaPos.com - Manajemen Arema FC akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait tingginya suara publik yang mendorong kembalinya logo historis “Singa Bertindik”.
Aspirasi itu semakin menguat setelah polling Aremania ramai diperbincangkan dan Presidium Aremania mengirimkan Surat Terbuka kepada pemegang hak cipta logo tersebut.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menjelaskan bahwa manajemen sangat memahami rasa rindu Aremania terhadap simbol yang dianggap mewakili kejayaan Arema di masa lalu.
Menurutnya, kerinduan itu bukan hanya dirasakan suporter, tetapi juga oleh internal manajemen klub.
“Kami sangat menghargai langkah polling dan aspirasi Aremania. Jujur saja, kami pun punya rasa yang sama. Logo Singa Bertindik itu bagian dari sejarah perjalanan Arema,” kata Yusrinal di Malang dikutip dari website aremafc.com.
Ia juga menilai langkah Presidium Aremania yang mengirimkan Surat Terbuka kepada Yayasan pemegang hak cipta sebagai sikap elegan dan benar secara prosedural.
Menurutnya, cara itu menunjukkan bahwa aspirasi publik bisa disampaikan dengan tetap menghormati jalur hukum.
“Kami melihat langkah Presidium adalah ikhtiar yang mulia dan sesuai prosedur. Persoalan ditempatkan pada posisinya. Klub sangat mengapresiasi upaya tersebut,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Inal itu berharap semua pihak merespons aspirasi tersebut secara positif, terutama demi menjaga persatuan Arema dan rasa bangga bersama.
Ia menegaskan bahwa porsi manajemen saat ini adalah memastikan klub tetap berjalan stabil dalam kompetisi serta melindungi hak komersial Arema.
“Kami berharap pemegang hak cipta logo Singa Bertindik bisa mempertimbangkan aspirasi Aremania seperti yang tertuang dalam permohonan Presidium,” tambahnya.
Yusrinal juga menegaskan pentingnya memahami batas kewenangan.
Menurutnya, keputusan terkait izin penggunaan logo lama sepenuhnya berada di tangan pemegang hak cipta, bukan manajemen Arema FC.
“Kewenangan itu ada pada mereka, bukan pada klub. Ini penting agar publik tidak salah paham. Kami menunggu ‘lampu hijau’ legalitas,” jelasnya.
Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen manajemen untuk tetap patuh hukum.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
