
Persita manfaatkan jeda kompetisi untuk cari formula terbaik. (www.instagram.com)
JawaPos.com-Setelah menuntaskan laga ketat melawan Dewa United pada 29 November 2025, skuad Persita Tangerang mendapat jatah libur tiga hari. Para pemain kembali ke Training Ground Indomilk Arena, Tangerang, pada Rabu (3/12) memulai program latihan.
Atmosfer latihan terpantau cukup positif. Namun tim harus menerima satu kabar kurang mengenakkan terkait kondisi bek senior mereka, Ryuji Utomo.
Ryuji dipastikan absen hingga akhir musim setelah menjalani operasi lutut. Meski kehilangannya menjadi pukulan, tim pelatih menegaskan bahwa fokus utama kini adalah menjaga kebugaran dan konsistensi pemain yang tersedia.
Pelatih kepala Carlos Pena mendapatkan waktu persiapan yang jauh lebih panjang dari biasanya. Persita baru akan kembali berlaga pada 21 Desember dalam pertandingan pekan ke-15 BRI Super League melawan Persik Kediri.
Dengan jeda yang cukup lama ini, Pena berupaya memaksimalkan kesempatan untuk membangun kembali intensitas dan pola permainan Pendekar Cisadane.
“Kami memiliki waktu untuk laga selanjutnya, kami punya waktu untuk mencoba beberapa opsi yang kami butuhkan,” ujar Pena dikutip dari website persitafc.com.
Namun, pelatih asal Spanyol itu juga menyoroti kondisi kompetisi musim ini yang dinilai kurang ideal. Ritme pertandingan yang tidak stabil membuat proses pengembangan permainan menjadi lebih menantang.
“Laga selanjutnya sangat kami tidak suka, karena pelatih butuh pertandingan setiap minggu. Tidak mudah bermain dua pertandingan lalu berhenti tiga pekan, bermain tiga laga lalu berhenti satu bulan,” jelas Pena.
Meski begitu, Pena menegaskan staf pelatih akan memanfaatkan situasi ini sebaik mungkin. Fokus utama tim adalah meningkatkan agresivitas, memperbaiki penyelesaian akhir, serta menambah variasi serangan agar bisa tampil lebih efektif.
“Kami akan memanfaatkan hal ini untuk terus tampil lebih baik. Lebih agresif dan lebih baik di penyelesaian, mencari opsi lain untuk laga berikutnya. Dan kami akan bekerja keras untuk pertandingan berikutnya,” tegas Pena.
Hingga pekan ke-13, Persita telah membukukan 5 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 4 kekalahan. Catatan tersebut menempatkan mereka di posisi ketujuh klasemen dengan raihan 19 poin.
Dengan persaingan papan tengah yang masih sangat terbuka, laga melawan Persik Kediri menjadi momentum penting bagi Pendekar Cisadane untuk kembali ke jalur kemenangan dan menjaga peluang bersaing di papan atas.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
