
26 tim siap berkompetisi di liga 42025-2026 Jawa Tengah. (pssijateng.com)
JawaPos.com-PSSI Jawa Tengah menggelar rangkaian agenda Workshop, Managers Meeting, dan Drawing Kompetisi Liga 4 2025/2026 Jawa Tengah. Agenda itu berlangsung di Hotel Plaza Semarang, Selasa (2/12).
Acara ini dihadiri perwakilan dari 26 klub peserta yang akan bersaing di kompetisi musim ini. Jumlah peserta semula 27 tim, namun berkurang setelah Tim Putra Surakarta memutuskan mundur sehari sebelum pelaksanaan Managers Meeting.
Setiap klub mengirimkan manajer tim serta ketua panitia pelaksana pertandingan untuk mengikuti agenda tersebut.
Khusus bagi para ketua panpel, PSSI Jateng memberikan pembekalan mengenai persiapan teknis pertandingan. Termasuk aspek keselamatan dan keamanan yang wajib dipenuhi sepanjang kompetisi berlangsung.
Komite Kompetisi PSSI Jawa Tengah juga memberikan penjelasan khusus terkait regulasi keamanan pertandingan. Penegasan diberikan mengingat adanya aturan nasional dari PSSI mengenai masa transisi transformasi sepak bola.
Salah satu poin penting yang diberlakukan adalah larangan kehadiran suporter tim tamu di seluruh pertandingan Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026. Kebijakan ini diterapkan untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan dan memastikan jalannya kompetisi tetap kondusif.
Dari sisi format, PSSI Jateng kembali menerapkan sistem kompetisi penuh home-away pada babak penyisihan, serupa dengan musim sebelumnya. Setelah itu, babak 16 besar dan semifinal akan menggunakan format knock out home-away.
Sementara untuk partai puncak, sistem yang dipakai adalah knock out single match.
Komite Kompetisi juga memaparkan seluruh ketentuan yang wajib dipatuhi klub terkait pelaksanaan pertandingan, administrasi, hingga aspek non-teknis lainnya. Kick off Liga 4 Jawa Tengah dijadwalkan mulai 23 Desember 2025.
PSSI Jawa Tengah turut mengingatkan pentingnya komitmen seluruh peserta untuk menjaga kualitas kompetisi.
“Ketua Asprov menitipkan pesan, mari kita wujudkan pelaksanaan Kompetisi Liga 4 Jateng ini agar lebih baik dari kompetisi sebelumnya. Penilaian baik tersebut bukan hanya pada peningkatan kualitas teknis tim, tetapi juga tertib administrasi, penyelenggaraan pertandingan sesuai regulasi, serta menjaga sportivitas,” ujar Fani Adi Nugroho selaku Komite Kompetisi PSSI Jateng dikutip dari website pssijateng.com.
Pada sesi penutup, panitia melaksanakan proses drawing untuk menentukan pembagian 26 klub ke dalam tujuh grup penyisihan. Berikut hasil lengkapnya.
Grup A: Persiharjo Sukoharjo, Safin Pati FC, Persikaba Blora, PSIR Rembang
Grup B: Revo FC Semarang, PSIK Klaten, Wisesa FC Semarang, PSD Demak
Grup C: Mahesa Jenar Muda, Persebi Boyolali, Bhayangkara Muda FC Semarang, Persipur Purwodadi

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
