
Militansi damai Bonek dan Jakmania bisa jadi role model suporter di Super League 2025/2026 dalam mendukung tim kesayangan. (Dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Peran sunyi Bonek boleh jadi ikut mewarnai rekor anyar Persija Jakarta meski tak muncul di permukaan. Situasi dua tahun lalu yang sempat membuat Persebaya Surabaya apes memberi gambaran betapa atmosfer suporter terus bergerak dan mempengaruhi catatan sebuah klub, termasuk rival terbesarnya.
Persija baru saja mencatat rekor penonton mengesankan saat merayakan HUT ke-97 di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK). Laga kontra PSIM Yogyakarta pada Jumat (28/11) itu menghadirkan 56.150 penonton yang memadati SUGBK dan menciptakan momen historis bagi Macan Kemayoran.
Catatan itu mengungguli rekor penonton sementara Super League 2025/2026 hingga pekan ke-13.
Persija dan Jakmania meluapkan kebanggaan mereka lewat unggahan resmi yang menegaskan besarnya antusiasme publik ibu kota terhadap tim kesayangan. Kemenangan 2-0 atas PSIM menjadi pemanis di balik narasi besar soal betapa kuatnya magnet Persija musim ini.
Rekor tersebut sekaligus menyalip jumlah penonton yang hadir di Stadion Gelora Bung Tomo pada pekan ke-9 saat Persebaya Surabaya menjamu Persija. Saat itu, 33.432 penonton memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo dalam duel klasik antara Persebaya dan Persija.
Angka itu sebelumnya menjadi salah satu basis pembanding yang membuat antusiasme pertandingan besar terasa hidup di dua kota rival. Menariknya, perbandingan ini boleh jadi memperlihatkan peran tak langsung Bonek dalam momen besar Persija.
Atmosfer besar yang tercipta di Surabaya dua bulan sebelumnya memberi gambaran kuat mengenai standar tinggi sebuah laga besar yang kemudian ditangkap Jakmania saat Persija merayakan ulang tahun. Dinamika ini menunjukkan persaingan suporter yang tak hanya panas di tribun, tapi juga memengaruhi euforia lawan secara tidak langsung.
Bonek pernah mendorong Persebaya agar mencapai angka 33 ribuan penonton dan angka itu bisa jadi merupakan penyemangat Jakmania untuk menyambut laga spesial mereka dengan atmosfer yang lebih gegap gempita.
Rekor baru Persija juga mematahkan catatan klub sendiri yang tercipta pada musim 2023/2024. Saat itu, Persija menghadapi Persebaya di stadion yang sama dan mencatat angka tinggi meski tak sebesar rekor terbaru musim ini.
Kedua momen tersebut sama-sama melibatkan Persebaya dalam garis cerita Persija.
Musim lalu, Persebaya Surabaya hadir sebagai lawan yang membuat laga sarat gengsi dan memancing massa besar, sedangkan musim ini kehadiran mereka justru berupa jejak penonton yang boleh jadi dijadikan tolak ukur.
Peran sunyi Bonek muncul dari fakta angka 33.432 penonton di Surabaya yang secara tidak langsung membuka ruang bagi Persija menargetkan sesuatu yang lebih spektakuler. Standar tinggi yang tercipta di Jawa Timur memberi dorongan tersendiri bagi Jakmania saat menyambut momen ulang tahun klub.
Situasi ini menjadi bukti persaingan dua kelompok suporter terbesar di Indonesia yang tidak hanya terletak pada chant dan koreografi. Ada pengaruh psikologis yang bergerak di bawah permukaan dan ikut membentuk semangat untuk membuat pertandingan lebih megah.
Ketika Persija mengumumkan rekor tersebut di Instagram, antusiasme Jakmania begitu menyala. Di balik itu, dinamika rivalitas dengan Bonek bisa saja turut membentuk momen tersebut tanpa suara dan tanpa perlu hadir langsung di stadion Jakarta.
Dominasi angka 56.150 penonton tentu menjadi capaian monumental bagi Persija. Catatan ini mempertegas mereka sebagai salah satu klub dengan basis dukungan terbesar di Indonesia musim ini.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
