
Gali Freitas punya segalanya untuk menjadi playmaker di lini tengah saat Persebaya Surabaya ladeni Arema FC dalam derbi Jawa Timur. (Dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Gali Freitas menjadi salah satu pemain yang paling menyita perhatian jelang Derbi Jawa Timur di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (22/11/2025). Penyerang muda Persebaya Surabaya itu tampil menonjol dalam dua kemenangan terakhir dan kembali diharapkan memberi dampak besar saat Green Force saat menjamu Arema FC.
Performa konsisten Gali dalam beberapa pekan terakhir membuat namanya masuk dalam perhitungan utama jelang laga penuh gengsi tersebut. Ia telah memainkan sepuluh pertandingan musim ini dan empat kali turun sebagai starter, mencatat satu gol serta dua assist yang berpengaruh langsung terhadap kemenangan tim. Kontribusi itu memperlihatkan peran pentingnya dalam skema serangan Persebaya Surabaya yang terus berkembang.
Meski masih berusia 20 tahun, Gali menunjukkan kedewasaan bermain yang membuatnya layak dipertimbangkan sebagai salah satu senjata utama Green Force di lini depan. Keberadaan Gali menjadi semakin vital karena Persebaya Surabaya kehilangan Francisco Rivera yang harus absen akibat kartu merah.
Rivera merupakan pengatur tempo permainan dengan kontribusi impresif sepanjang musim, mulai dari satu gol, dua assist, hingga akurasi umpan mencapai 76 persen dari total 132 umpan yang ia lepaskan. Absennya gelandang asal Meksiko itu sempat menimbulkan kekhawatiran karena perannya sangat krusial dalam menghubungkan lini tengah dan depan.
Namun, pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, menegaskan timnya tidak goyah menghadapi situasi tersebut dan sudah menyiapkan opsi yang siap tampil.
“Rivera adalah pemain yang sangat penting bagi kami, tetapi kami memiliki 27 pemain,” ujar Eduardo.
Ia ingin memastikan seluruh pemain tetap fokus karena Persebaya Surabaya telah terbiasa menghadapi absennya pemain akibat cedera maupun akumulasi kartu. Eduardo menegaskan setiap pemain di skuadnya sudah dipersiapkan untuk mengambil peran besar saat kesempatan datang.
“Saya pikir kita sudah melihat bahwa semua pemain siap ketika pemain lain cedera atau terkena kartu,” tegasnya.
Pelatih asal Spanyol itu juga memberi sinyal fokus sepenuhnya tertuju pada pemain yang siap turun ke lapangan.
“Saya selalu mengatakan bahwa saya tidak ingin berbicara tentang pemain yang tidak bisa bermain. Sekarang saya ingin berbicara tentang pemain yang bisa bermain,” pungkasnya.
Pernyataan itu memperkuat kemungkinan rotasi yang membuka ruang bagi pemain seperti Gali untuk mendapat tanggung jawab lebih besar. Fleksibilitasnya yang mampu bergerak dari sayap ke tengah membuatnya menjadi opsi menarik untuk mengisi beberapa ruang kosong dalam struktur serangan Persebaya Surabaya.
Gali memiliki kecepatan membawa bola, agresivitas menekan, dan keberanian melakukan penetrasi di area pertahanan lawan. Karakter bermain seperti ini sangat dibutuhkan dalam pertandingan penuh tekanan seperti Derbi Jatim, di mana intensitas sering menjadi faktor penentu.
Derbi Jatim sendiri selalu menghadirkan atmosfer berbeda dan menjadi panggung besar bagi pemain muda untuk menunjukkan kualitasnya. Persebaya Surabaya membutuhkan pemain yang mampu menjaga ritme permainan tetap agresif, terutama di laga yang sering berlangsung ketat sejak menit awal.
Meski tidak mengeluarkan pernyataan apa pun jelang pertandingan, performa Gali dalam beberapa pekan terakhir sudah cukup menggambarkan kesiapan mentalnya. Ia tampil percaya diri, tidak ragu melakukan duel satu lawan satu, dan aktif membangun serangan saat Persebaya Surabaya membutuhkan variasi permainan.
Dengan absennya Rivera, peran kreatif di lini tengah berpotensi lebih menyebar kepada pemain lain termasuk Gali.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
