
Aremania menyerbu Instagram Arema FC untuk ganti logo klub jadi Singa Bertindik. (Instagram @arema_pesantren_lintas_brantas)
JawaPos.com — Aremania kembali menggetarkan jagat sepak bola nasional setelah menyerbu unggahan resmi Arema FC jelang derbi Jawa Timur. Dukungan besar itu berubah menjadi desakan kuat agar manajemen Singo Edan segera mengganti logo klub dengan versi singa bertindik yang mereka klaim paling asli.
Situasi ini mencuat delapan hari sebelum laga panas melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-12 Super League 2025.
Atmosfer sudah memanas sejak unggahan sesi latihan Arema FC di Instagram dibanjiri komentar bertagar #logosingabertindik dari ribuan suporter fanatik.
Serbuan komentar itu bukan kritik terhadap performa skuad atau pelatih, melainkan ultimatum yang diarahkan langsung pada identitas klub.
Aremania terlihat kompak menuntut perubahan logo karena merasa simbol baru tim tidak lagi mencerminkan jati diri Arek Malang.
Tagar #logosingabertindik terus menggema di kolom komentar dan menjadi perbincangan hangat di kalangan pendukung Singo Edan.
Banyak akun Aremania melantangkan dukungan dengan nada tegas seolah waktu untuk mengembalikan logo asli sudah tiba.
Desakan itu bermula saat akun resmi Arema FC mengunggah sesi latihan terakhir pada Kamis (14/11/2025).
Tanpa dikomando, warganet berbondong-bondong menuliskan tagar identik yang menuntut manajemen mengadopsi kembali logo singa bertindik.
Beberapa komentar tampil mencolok karena menggunakan huruf kapital penuh hingga puluhan tanda seru.
Lainnya menuliskan pesan pendek namun bernada mendesak, seolah perubahan identitas klub menjadi syarat moral jelang derbi paling panas di Jawa Timur.
Kekompakan itu memunculkan pertanyaan besar di kalangan penggemar sepak bola nasional. Mengapa isu logo justru mengemuka ketika fokus tim seharusnya tertuju pada persiapan menghadapi rival abadi, Persebaya Surabaya?
Bagi Aremania, logo bukan sekadar gambar karena melekat pada sejarah, loyalitas, dan kebanggaan kelompok suporter yang terkenal dengan militansinya di tengah isu dualisme di klub Arema.
Mereka ingin Arema FC tampil menghadapi Persebaya Surabaya dengan identitas paling orisinil yang menurut mereka tercermin pada singa bertindik musim depan.
Derbi Jawa Timur memang selalu menghadirkan tensi tinggi baik di lapangan maupun luar lapangan.
