
Timur Kapadze (kiri) saat bertemu dengan Effendy Gazali di Uzbekistan beberapa waktu lalu. (Dok: Instagram effendygazaliofficial)
JawaPos.com - Timur Kapadze dikabarkan akan berkunjung ke Indonesia dalam waktu dekat. Pelatih asal Uzbekistan itu berencana datang di tengah derasnya isu dia menjadi pelatih Timnas Indonesia.
Nama Timur Kapadze terus disebut-sebut masuk dalam radar PSSI sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Juru taktik berusia 44 tahun jadi salah satu sosok yang dikaitkan dengan skuad Garuda.
Apalagi, Timur Kapadze sudah mengundurkan diri dari posisinya sebagai asisten pelatih Timnas Uzbekistan beberapa waktu lalu. Ditambah dia pernah terang-terangan menyampaikan ketertarikannya menangani Timnas Indonesia, tapi belum ada komunikasi dari PSSI.
Kini di tengah derasnya isu tersebut, Timur Kapadze disebut memiliki rencana untuk datang ke Indonesia. Hal itu dikatakan oleh pemerhati Timnas Indonesia, Effendy Gazali dalam sebuah diskusi di Jakarta Selatan, Kamis (13/11).
"Mungkin minggu depan dia akan ke Indonesia untuk melihat tentang sepak bola Indonesia sama mau berlibur, kalau enggak ke Bali ke Lombok kalau enggak salah. Itu bener-bener berlibur aja gitu," kata Effendy Gazali.
Rencana itu diketahui oleh Effendy setelah dirinya bertemu dengan Timur Kapadze di Uzbekistan beberapa waktu lalu. Tepatnya setelah dia menyaksikan pertandingan Piala Dunia U-17 2025 di Qatar, di mana Garuda Muda kalah 1-3 dari Zambia U-17 pada laga perdana.
Bahkan, Effendy menyebut Timur Kapadze ingin merasakan atmosfer sepak bola Indonesia. Tapi, maksud dan tujuannya murni untuk menikmati itu, bukan berkaitan dengan Timnas Indonesia.
"Bahwa minggu depan kalau enggak salah dia akan jalan dibawa oleh persaudaraan Indonesia-Uzbekistan ke Lombok, mungkin. Ke Lombok mungkin atau ke Bali gitu ya. Selama seminggu gitu," terang Effendy.
"Tapi dia juga mau merasakan atmosfer sepak bola Indonesia kalau bisa nonton Liga 1 (Super League) kali waktu bicara di situ. Tapi gak akan tabrakan dengan ini (Timnas senior)," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Effendy juga mengatakan bahwa diskusi dia dengan Timur Kapadze sebenarnya tak berkaitan dengan Timnas Indonesia senior sama sekali.
Effendy merasa Timur Kapadze lebih cocok untuk menangani Timnas Indonesia kelompok usia seperti U-17. Sebab sang pelatih punya rekam jejak menangani Uzbekistan U-23 pada 2022-2024.
"Kalau waktu saya diskusi sama dia saya malah kepikir dia bukan soal Timnas Indonesia senior ini. Jadi kepikiran saya sama dia waktu itu, coba U-17 ini menarik loh’," terang dia.
"Kenapa? Setiap tahun kan ada piala Asia U-17. Lalu setiap tahun ada Piala Dunia U-17. Nah kita kan baru berprestasi satu kali menang di Piala Dunia, betul ya. Saya bilang sama dia, diskusi nih, 'Kalau Anda pimpin, lalu kita bisa masuk 16 besar misalnya, wah itu udah langkah besar'," tambahnya.
Lebih lanjut Effendy Gazali menegaskan bahwa obrolannya dengan Timur Kapadze tak ada kaitannya sama sekali dengan Timnas Indonesia. PSSI sebagai induk sepak bola Tanah Air pun juga belum pernah menawarkan jabatan itu kepada Kapadze.
Di sisi lain, Timur Kapadze juga saat ini mendapatkan sejumlah penawaran dari pihak luar. Sejauh ini yang terungkap adalah Turki dan Tiongkok.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
