Pemain Borneo FC Mariano Peralta. (Instagram/marianoperalta.9)
JawaPos.com - Borneo FC Samarida baru saja mencatatkan rekor baru. Pesut Etam menjadi tim pertama yang menorehkan 10 kemenangan beruntun di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Di balik pencapaian itu, ada satu sosok penting: Mariano Peralta. Winger asal Argentina tersebut menjadi pemain yang tak tergantikan. Ia selalu tampil sebagai starter dalam 10 sepuluh laga yang dilakoni Borneo FC.
Menariknya, hanya sekali Peralta digantikan di tengah pertandingan, yakni saat melawan Arema FC (26/10), ketika ia ditarik keluar pada menit ke-81. Pada sembilan laga lainnya, ia selalu bermain penuh hingga peluit akhir dibunyikan.
Dari sepuluh laga tersebut, hanya satu kali Peralta gagal mencatatkan gol ataupun assist. Yaitu ketika Borneo FC menang 3-1 atas Persija Jakarta (28/9). Dalam sembilan laga lainnya, ia rutin menyumbang gol maupun assist (lihat grafis). Secara total, Peralta telah mengemas 9 gol dan 4 assist musim ini serta meraih lima predikat Man of the Match.
Apa rahasia di balik performa gemilangnya? “Seperti yang selalu saya katakan, itu karena saya merasa harus selalu mencetak gol di setiap laga,” ujar pemain berusia 27 tahun itu dikutip dari I.League.
Peralta mengaku senang dengan catatan impresif tersebut. Apalagi jumlah golnya musim ini sudah menyamai torehan musim lalu. Dimana ia mencetak 9 gol dan 15 assist untuk Pesut Etam pada Liga 1 2024-2025. “Tapi performa apik ini juga berkat kerja keras seluruh tim selama 90 menit. Saya sangat senang dengan apa yang kami capai,” ungkap pemain kelahiran 20 Februari 1998 itu.
Ingin Pertahankan Konsistensi
Meski tengah on fire, Peralta menyebut torehan individu bukan prioritas utama. Bagi pemain yang musim ini total melakukan 30 tembakan dan 20 tembakan tepat sasaran itu, menjaga performa tim agar tetap stabil jauh lebih penting.
“Sepuluh kemenangan beruntun adalah hal yang luar biasa. Itu pertanda bagus atas kerja keras kami sebagai tim. Sekarang, tujuan kami adalah tetap konsisten sepanjang musim. Itulah target kami,” tegas jebolan akademi San Lorenzo itu.
Peralta pun ingin menjaga momentum positif Pesut Etam. Pengoleksi 2 kartu kuning itu menyadari bahwa 10 kemenangan beruntun bukan jaminan mudahnya meraih gelar juara musim ini.“Catatan itu memang bagus, tapi kami harus ingat, masih ada 24 laga lagi yang harus kami jalani,” pungkas pemain yang hanya sekali terjebak offside dari 10 pertandingan itu.
Kontribusi Mariano Perlata bersama Borneo FC
Game 1
8 Agustus 2025
Borneo FC 1-0 Bhayangkara FC
Kontribusi: 1 gol
Game 2
18 Agustus 2025
PSBS Biak 0-1 Borneo FC
Kontribusi: 1 gol
Game 3
24 Agustus 2025
Borneo FC 3-1 Persijap Jepara
Kontribusi: 1 gol, 1 assist

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
