
Bruno Moreira (kanan) saat berjuang bersama Persebaya Surabaya hadapi Persis Solo, Minggu (2/11/2025). (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com – Persis Solo akan menjalani laga home penuh gengsi di pekan ke-12 Super League 2025/2026 dengan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Manahan Solo, Sabtu (8/11), kick-off pukul 19.00 WIB.
Laga bertajuk Derbi Mataram ini dipastikan bakal dipayungi atmosfer yang sarat akan gengsi. Pertandingan nanti menjadi laga pertama kedua tim setelah terakhir kali bertemu di ajang Liga 2 musim 2021/2022 silam.
Tidak hanya itu, bagi Persis, pertandingan nanti menjadi momen untuk berburu kado ulang tahun spesial. Laskar Sambernyawa pada hari yang sama memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-102.
Ini juga yang membuat Persis dipastikan dalam motivasi yang tinggi untuk dapat bangkit dan memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Asisten pelatih Persis Solo, Tithan Wulung Suryata, memastikan tim sudah siap bertanding untuk mengamankan poin penuh di kandang sendiri.
“Yang pasti laga nanti adalah krusial bagi kami. Terlepas dari PSIM yang mampu meraih dua kemenangan beruntun, Persis sendiri sudah menunjukkan motivasi berbeda dalam tiga hari latihan terakhir. Kami lebih siap, lebih percaya diri untuk dapat memenangkan pertandingan derbi nanti,” kata Tithan Wulung.
Putra dari pelatih legendaris, almarhum Yudi Suryata itu juga mengatakan tim tetap fokus penuh usai tak lagi dipimpin oleh pelatih kepala, Peter de Roo.
Para penggawa Persis dipastikannya tetap akan berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan jalur kemenangan. Dia pun berharap, apapun kondisi Persis saat ini, para pendukung tetap memberikan dukungan terbaiknya untuk para pemain.
“Dan, terlepas beberapa hasil yang kurang baik, tetapi pemain tetap fokus untuk kembali ke jalur kemenangan. Mereka kini berfokus untuk pertandingan besok (hari ini). Dan, untuk Derbi Mataram ini, saya rasa warga Solo bagaimanapun harus tahu jika Mataram is Red,” dia menegaskan.
Terkait kondisi pemain, Tithan memastikan seluruh skuad dalam keadaan fit, termasuk penyerang Gervane Kastaneer yang sebelumnya absen saat melawan Persebaya.
Persis Solo saat ini memang sangat membutuhkan kemenangan. Hingga laga pekan ke-11 lalu, Laskar Sambernyawa masih terpaku di peringkat ke-17 dari 18 tim dengan baru mencatat lima poin hasil dari sekali menang, dua kali imbang dan tujuh kali kalah.
Sementara PSIM Yogyakarta tak mau ambil resiko akibat lengah di laga pekan ke-12 Super League 2025/2026.
Meski jarak di papan klasemen sementara saat ini begitu berbeda, PSIM tetap fokus penuh. PSIM hingga laga pekan ke-11, ada di peringkat ke-6 dengan 18 poin. Sedangkan Persis ada di peringkat ke-17 alias dua terbawah dengan koleksi lima poin saja.
Kewaspadaan PSIM juga makin berlipat dengan pertimbangan di momen laga kali ini, Persis akan tampil tepat di peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-102. Artinya, dipastikan Laskar Sambernyawa akan tampil dengan motivasi lebih tinggi untuk dapat mengamankan poin penuh.
Pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel, mengatakan pertandingan dengan tajuk Derby Mataram ini adalah laga yang bergengsi. Namun, dia menuturkan meletakkan laga nanti sama pentingnya dengan pertandingan lainnya, tanpa menambah tekanan berbeda.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
