
Persebaya Surabaya ketika menahan tuan rumah Persik Kediri 1-1, Jumat (7/11/2025). (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya tengah disorot tajam setelah rentetan kartu merah yang terus muncul di era kepelatihan Eduardo Perez. Alih-alih menunjukkan progres permainan dan peningkatan produktivitas gol, Green Force justru terlihat lebih sering kehilangan pemain di tengah pertandingan akibat pelanggaran dan kontrol emosi yang buruk.
Dalam lima laga terakhir, empat pemain Persebaya Surabaya sudah menerima kartu merah dan harus meninggalkan lapangan lebih cepat.
Kondisi ini membuat permainan Persebaya Surabaya kerap kehilangan keseimbangan taktik dan kesulitan menjaga ritme serangan yang seharusnya menjadi kekuatan utama mereka.
Rajin Koleksi Kartu
Kartu merah terbaru menimpa Francisco Rivera saat menghadapi Persik Kediri pada 7 November 2025.
Gelandang asal Meksiko itu disebut melakukan pelanggaran keras yang tak perlu, sehingga ia harus absen di laga panas kontra Arema FC yang memiliki tensi tinggi.
Absennya Rivera menjadi pukulan telak bagi Persebaya Surabaya karena ia merupakan motor serangan dan pengatur ritme permainan tim.
Dalam beberapa pertandingan sebelumnya, kontribusi Rivera terlihat nyata mulai dari membangun serangan hingga menciptakan peluang berbahaya di sepertiga akhir lapangan.
Banyak Pemain Absen
Situasi semakin rumit karena sebelumnya, Dejan Tumbas, Leo Lelis, dan Mikael Tata juga sudah menerima kartu merah di laga-laga penting.
Akumulasi kartu merah ini membuat rotasi pemain menjadi terbatas dan memaksa Perez untuk menurunkan komposisi yang tidak ideal.
Akibatnya, struktur permainan Persebaya Surabaya kerap kacau ketika harus menghadapi situasi bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit.
Bahkan dalam salah satu laga kontra PSBS Biak, Persebaya Surabaya sempat bertanding hanya dengan sembilan pemain, situasi yang jarang terjadi di level kompetisi profesional.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
