
Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, tidak sempat membaca kritikan tajam Bonek di medsos karena lebih fokus memperbaiki performa timnya. (Media Persebaya)
JawaPos.com-Pelatih Persebaya Surabaya Eduardo Perez mengingatkan pemainnya untuk tampil disiplin saat melawan Persik Kediri pada pekan ke-12 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Jawa Timur, Jumat (7/11) malam.
“Kedisiplinan menjadi kunci, dengan adanya VAR, pemain harus lebih berhati-hati terhadap kontak fisik karena terkadang interpretasi wasit bisa berbeda-beda,” ujar Eduardo saat konferensi pers di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Kamis.
Pelatih asal Spanyol itu menilai keberadaan VAR juga membantu menjaga keadilan dalam pertandingan, tetapi interpretasi setiap wasit terhadap pelanggaran bisa berbeda.
Ia menilai wasit memiliki sudut pandang dan penilaian tersendiri, sehingga pemain perlu lebih bijak dalam bereaksi di lapangan.
“Kami tahu tim kami bermain dengan intensitas tinggi, tapi itu bukan berarti kasar. Kadang dalam momen tertentu pemain harus melakukan pelanggaran taktis, dan jika wasit menganggap berat, bisa berujung kartu,” ujarnya.
Eduardo menjelaskan, timnya tetap fokus menyiapkan strategi terbaik meski waktu latihan kali ini lebih singkat dibandingkan pekan sebelumnya.
Ia menyebut latihan terakhir sudah berjalan baik dan seluruh pemain berada dalam kondisi siap bertanding
“Kami mempersiapkan pertandingan seperti biasa, fokus pada permainan sendiri, tentu sambil menganalisis lawan agar bisa tampil dalam kondisi terbaik,” ucapnya.
Terkait rotasi pemain, coach Edu, sapaan akrabnya, memilih belum mengumumkan susunan sebelas pertama karena keputusan akhir baru akan diambil sesaat sebelum laga dimulai termasuk striker asing Diego Mauricio.
“Diego siap seperti pemain lainnya. Saya senang dengan semua pemain, tapi tentu tidak semua bisa bermain bersamaan,” katanya.
Coach Edu menambahkan, laga kontra Persik Kediri juga menjadi ujian bagi Persebaya karena lawan memiliki skuad berpengalaman dengan dua pemain asal Spanyol, Jose Enrique dan Imanol Garcia.
“Persik tim yang kuat dan berpengalaman, tapi kami juga kuat. Kami menghormati mereka, tapi kami tetap datang untuk meraih poin,” ujarnya.
Sementara itu, penyerang Persebaya Gali Freitas mengungkapkan seluruh pemain dalam kondisi siap menjalani laga meski jadwal pertandingan cukup padat.
Ia menyebut proses pemulihan berjalan lancar, termasuk setelah menghadapi Persis Solo pada laga sebelumnya.
“Saya sudah pulih dan menjaga kondisi dengan baik. Pertandingannya memang berdekatan, jadi kami butuh banyak istirahat, tapi semua pemain siap tampil,” tutur pemain asal Timor Leste itu. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022