Francisco Rivera saat berjuang bersama Persebaya Surabaya hadapi Persis Solo, Minggu (2/11/2025). (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya akhirnya memetik kemenangan penting atas Persis Solo dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-11 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (2/11) malam. Duel panas ini menghadirkan drama menarik, dengan Francisco Rivera dan Bruno Moreira tampil sebagai bintang lapangan yang mencuri perhatian.
Kemenangan ini terasa spesial karena Green Force sempat tertinggal lebih dulu sebelum membalikkan keadaan dengan permainan penuh determinasi.
Perubahan taktik yang dilakukan pelatih Eduardo Perez pada babak kedua menjadi kunci utama kebangkitan Persebaya Surabaya di hadapan ribuan Bonek dan Bonita yang memadati stadion.
Eduardo Perez mengakui, timnya sempat kesulitan di babak pertama karena jarak antar lini terlalu jauh sehingga Persis leluasa mengembangkan permainan.
Namun, evaluasi di ruang ganti langsung membuahkan hasil ketika para pemain tampil lebih kompak dan agresif di babak kedua.
Pelatih asal Spanyol itu menilai kemenangan ini bukan hanya soal strategi, tapi juga soal mental dan semangat juang pemain yang terus terjaga meski sempat tertinggal.
Ia memuji karakter anak asuhnya yang tetap tenang di bawah tekanan dan mampu mengontrol emosi hingga peluit akhir.
Eduardo menegaskan pentingnya keseimbangan antara pertahanan dan transisi menyerang untuk menghadapi kompetisi seketat Super League.
Menurutnya, tim yang kuat bukan hanya ditentukan oleh pemain bintang, tapi juga organisasi permainan dan disiplin saat tanpa bola.
Ia secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada penjaga gawang Ernando Ari yang tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial.
Penampilan solid kiper muda tersebut disebutnya sebagai hasil kerja keras bersama pelatih kiper Felipe Americo yang terus menjaga kualitas latihan.
“Saya tidak terkejut dengan penampilan Nando karena saya melihat langsung bagaimana dia berlatih setiap hari,” kata Coach Edu dengan nada puas. “Kami punya kiper dan pelatih kiper terbaik,” lanjutnya dengan penuh keyakinan.
Selain mengandalkan pemain senior, Persebaya Surabaya juga memberi kesempatan bagi dua pemain muda, Sadida Nugraha dan Ichsas Baihaqi.
Meski hanya tampil sebentar, kehadiran mereka dinilai menjadi bukti nyata keberhasilan akademi dalam menyiapkan regenerasi tim.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
