Persebaya Surabaya sedang latihan intensif jelang jamu Persis Solo, Minggu (2/11/2025). (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya tengah menghadapi ujian serius di lini pertahanan. Dari total delapan gol yang bersarang ke gawang mereka musim ini, enam di antaranya terjadi setelah turun minum atau sekitar 60 persen kebobolan datang di babak kedua.
Catatan itu menjadi alarm bagi pelatih Eduardo Perez jelang laga penting kontra Persis Solo.
Pelatih asal Spanyol tersebut mengakui timnya perlu memperbaiki fokus dan konsentrasi di paruh akhir pertandingan agar tidak kembali kehilangan poin.
Dalam dua hari terakhir, Bruno Moreira dkk digenjot latihan intensif di Lapangan ABC kompleks Stadion Gelora Bung Tomo.
Sesi latihan pada Kamis (30/10/2025) malam berlangsung cukup padat, dengan fokus utama memperkuat organisasi pertahanan dan transisi bertahan.
Eduardo menyadari kondisi timnya tidak ideal karena krisis pemain belakang. Tiga bek utama absen, mulai dari Risto Mitrevski yang masih cedera, hingga Leo Lelis dan Mikael Tata yang terkena sanksi kartu merah.
Situasi itu memaksa Perez melakukan rotasi besar untuk mengisi kekosongan di sektor pertahanan. Ia belum memastikan siapa yang akan turun sebagai starter karena masih memantau kesiapan pemain hingga sesi latihan terakhir.
“Saya akan lakukan rotasi, namun saya tidak tahu siapa yang akan bermain sampai hari terakhir. Tapi kami punya skuad yang bagus dan pemain yang siap menutupi posisi yang kosong,” ucapnya dengan nada optimistis.
Eduardo juga menjelaskan kondisi dua pemain yang masih dalam tahap penyembuhan. Koko Ari terus menunjukkan progres positif, namun keputusan akhir tetap menunggu hasil pemeriksaan dokter tim.
“Koko Ari masih proses penyembuhan. Kami sangat senang dengan kemajuannya, tapi kami menunggu keputusan dokter dan Risto juga sedang dalam proses pemulihan,” tambah mantan asisten pelatih Timnas Indonesia itu.
“Untuk kondisinya, bisa ditanyakan langsung ke dokter tim.”
Meski dihantam badai absensi, Eduardo tetap percaya diri menghadapi laga kontra Persis Solo.
Ia menilai pertandingan ini bisa menjadi momentum penting bagi Persebaya Surabaya untuk kembali ke jalur kemenangan di depan publik sendiri.
Secara statistik, Persebaya Surabaya memang punya rekor bagus atas Persis Solo. Dari lima pertemuan terakhir, Green Force berhasil memenangi empat laga dan hanya sekali kalah.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
