FIFA bersama dengan 11 negara Asia Tenggara sepakat untuk menggelar FIFA ASEAN Cup. (Dok. FIFA)
JawaPos.com - Federasi Internasional Sepak Bola Dunia (FIFA) telah meluncurkan FIFA ASEAN Cup sebagai ajang bergengsi khusus negara-negara Asia Tenggara. Namun, format kejuaraan yang mirip dengan ASEAN Championship alias Piala AFF itu masih menjadi tanda tanya.
FIFA secara resmi meluncurkan sebuah turnamen baru bertajuk FIFA ASEAN Cup pada Minggu (26/10). Peluncuran dilakukan setelah terjadi kesepakatan antara FIFA dengan ASEAN dalam KTT ASEAN ke-47 yang berlangsung di Kuala Lumpur.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, hadir secara langsung dalam KTT ASEAN tersebut dan meluncurkannya. Ia mengatakan ajang ini dibuat untuk menyuntikkan semangat baru sekaligus penyatuan negara-negara ASEAN lewat sepak bola.
"Piala ASEAN FIFA diciptakan untuk kawasan ini, yang melibatkan 11 negara anggota. Ini akan memberikan dampak sangat besar tidak hanya di kawasan Asia Tenggara, tetapi juga di seluruh dunia," kata Infantino dikutip dari BHarian, media Malaysia.
Gianni Infantino menambahkan, nota kesepahaman antara FIFA dan 11 negara anggota ASEAN merupakan momen istimewa. Adapun 11 negara tersebut antara lain Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Myanmar, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, dan yang terbaru Timor Leste.
"Angka 11 sendiri merupakan simbol dalam dunia sepak bola karena sebuah tim terdiri dari 11 pemain. Dan, kini tim ASEAN telah komplet, siap untuk meraih gelar juara," ujarnya.
Namun, hingga kini belum diketahui kapan dan akan seperti apa FIFA ASEAN Cup digelar. Induk sepak bola dunia itu belum memberikan penjelasan dan keputusan terkait sistem dan formatnya ke depan.
Tapi, berdasarkan keterangan resminya, FIFA menyampaikan bahwa format turnamen akan ditetapkan dengan proses perembukan. FIFA bakal mengajak seluruh stakeholder sepak bola Asia Tenggara, bahkan juga Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
"FIFA akan melibatkan seluruh pemangku kepentingan sepak bola, termasuk Konfederasi Sepak Bola Asia, Federasi Sepak Bola ASEAN, dan Asosiasi Anggota FIFA dari negara-negara anggota ASEAN, dengan format turnamen yang akan difinalisasi pada waktunya," demikian pernyataan FIFA.
FIFA menyiratkan format ASEAN Cup akan disesuaikan berdasarkan kesuksesan FIFA Arab Cup, ajang antarnegara kawasan Arab yang sudah bergulir sejak lama dan dianggap sukses.
"Setelah penandatanganan Nota Kesepahaman, peluncuran ASEAN FIFA Cup telah dikonfirmasi, sebuah turnamen regional yang akan mempertemukan seluruh Asosiasi Anggota FIFA dari kawasan Asia Tenggara, dalam format yang mengikuti jejak kesuksesan Piala Arab FIFA," tulis FIFA.
Untuk diketahui, Arab Cup sebenarnya telah hadir sejak pertama kali digelar pada 1963. Saat itu, turnamen diinisiasi oleh organisasi yang kini bernama Union of Arab Football Associations (UAFA).
Namun, penyelenggaraan Arab Cup tidak konsisten dan bahkan kerap terputus. Misalnya setelah edisi ketiga 1985, ajang itu baru bergulir lagi pada 1996. Lalu, pernah juga turnamen tersebut vakum cukup panjang dari 2002 ke 2012 karena berbagai persoalan mulai dari sponsor, konflik politik, dan regional, serta prioritas dibanding agenda FIFA lain.
Arab Cup kemudian diambil alih oleh FIFA pada 2021 dan telah bergulir edisi perdananya. Ajang itu diproyeksi sebagai turnamen empat tahunan. Adapun formatnya cukup berbeda dan unik.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
