
Kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari Sutaryadi pada pertandingan Super League pekan kedua di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Sabtu (16/8/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com — Ernando Ari Sutaryadi siap kembali di bawah mistar. Kiper utama Persebaya Surabaya itu telah bergabung lagi bersama tim setelah menyelesaikan tugas bersama Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kehadirannya menjadi dorongan besar bagi Green Force jelang laga panas melawan Persija Jakarta.
Duel klasik dua tim besar itu akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (18/10/2025), pada pekan kesembilan Super League 2025/2026.
Laga ini diprediksi berjalan ketat karena kedua tim sama-sama ingin memperbaiki posisi di klasemen. Persebaya Surabaya tak ingin kehilangan poin di kandang sendiri, sementara Persija datang dengan misi mencuri kemenangan.
Ernando menjadi sosok penting yang ditunggu publik Surabaya. Penampilannya yang konsisten bersama timnas membuat kehadirannya dinantikan untuk memperkuat pertahanan Persebaya Surabaya.
Pelatih Eduardo Perez menyambut positif kembalinya sang penjaga gawang. Ia menilai Ernando punya semangat dan keinginan besar untuk kembali tampil di hadapan Bonek.
“Nando sudah ikut latihan. Saya belum bisa memastikan siapa yang akan bermain. Sama halnya, saya juga tidak tahu siapa saja pemain yang akan diturunkan oleh Persija,” ujar Eduardo Perez.
Sang pelatih tetap ingin menunggu hingga sesi latihan terakhir sebelum menentukan starter. Ia juga menegaskan belum mengetahui siapa saja pemain yang akan diturunkan oleh tim tamu Persija Jakarta.
Kehadiran Ernando jelas menjadi tambahan opsi berharga di sektor penjaga gawang. Sebelumnya, posisi itu sempat diisi oleh kiper muda yang tampil cukup baik, namun pengalaman Ernando tetap dibutuhkan dalam laga sebesar ini.
Eduardo menegaskan seluruh pemain harus siap tampil tanpa melihat siapa lawan yang dihadapi. Menurutnya, pertandingan melawan Persija selalu punya tekanan tersendiri bagi pemain maupun suporter.
Ia juga mengingatkan agar tim tidak terlena dengan catatan bagus di masa lalu. Persebaya Surabaya memang punya rekor apik ketika menghadapi Persija di Gelora Bung Tomo, namun Eduardo tak ingin anak asuhnya terlena oleh statistik.
“Saya tidak percaya pada statistik. Setiap tahun situasinya berbeda, tim berbeda, pelatih juga berbeda. Jadi statistik masa lalu tidak terlalu penting bagi saya,” ujar pelatih asal Spanyol itu menegaskan sikap realistisnya.
Eduardo menilai kemenangan hanya bisa diraih lewat kerja keras dan fokus penuh di lapangan. Ia berharap semangat para pemain bisa menular kepada seluruh pendukung yang memenuhi tribun GBT.
Persebaya Surabaya dipastikan tampil dengan motivasi tinggi di hadapan ribuan Bonek. Dukungan penuh dari suporter menjadi energi tambahan untuk menjaga tren positif di kandang sendiri.
Ernando pun disebut sangat antusias menyambut laga ini. Ia ingin kembali membela tim yang membesarkan namanya dan memberikan performa terbaik di hadapan publik Surabaya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
