Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Oktober 2025 | 15.15 WIB

Mihailo Perovic Bukan Pembelian Gagal! Pembuktian Bomber Persebaya Surabaya Lawan Persija Jakarta

Mihailo Perovic saat berlatih bersama Persebaya Surabaya jelang lawan Persija Jakarta. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Mihailo Perovic mulai menjawab keraguan publik. Bomber asal Montenegro itu dinilai masih punya potensi besar untuk menjadi mesin gol Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026.

Pelatih Eduardo Perez menegaskan, Perovic bukan pembelian gagal seperti yang ramai dibicarakan suporter.

Ia yakin sang striker akan menunjukkan ketajamannya saat Persebaya Surabaya menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (18/10/2025).

Eduardo menilai performa Perovic selama ini belum sepenuhnya mencerminkan kemampuan aslinya. Sang pelatih menekankan pentingnya proses adaptasi dan kepercayaan diri sebelum pemain bisa tampil maksimal.

“Bagi saya, semua pemain bertanggung jawab dalam bertahan maupun menyerang,” kata Eduardo dengan nada optimistis.

Persebaya Surabaya memang belum menunjukkan ketajaman yang diharapkan di awal musim.

Hingga pekan ke-8, Green Force baru mencetak delapan gol dari enam pertandingan, jumlah yang dianggap belum cukup tajam untuk tim sekelas Persebaya Surabaya.

Namun Eduardo enggan terlalu larut memikirkan soal minimnya gol. Menurutnya, hal utama bukan seberapa banyak tim mencetak gol, tapi seberapa konsisten mereka dalam menciptakan peluang.

“Saya baru akan khawatir jika tim tidak mampu menciptakan peluang,” ujarnya dengan tenang.

“Namun saat ini kami terus menciptakan banyak peluang, jadi kami harus mempertahankan pola permainan seperti ini.”

Pelatih asal Spanyol itu menilai seluruh pemain punya tanggung jawab yang sama dalam bertahan maupun menyerang. Ia menolak menuding lini depan semata, karena baginya keberhasilan mencetak gol adalah hasil kerja kolektif.

“Saya tentu ingin tim tidak banyak kebobolan dan bisa mencetak banyak gol di setiap pertandingan. Tapi secara keseluruhan, saya senang dengan performa tim, termasuk para penyerang,” ucap Eduardo menjelaskan filosofi bermainnya.

Meski demikian, sang pelatih tak menampik penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah utama tim. Dalam beberapa laga terakhir, Green Force sering kali menciptakan banyak peluang, namun gagal mengonversinya menjadi gol.

Lini depan yang diisi Perovic, Bruno Moreira, hingga Malik Risaldi kerap tampil agresif tetapi belum efektif. Eduardo menilai hal itu terjadi bukan karena kurang kemampuan, melainkan karena tim masih mencari ritme terbaik.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore