Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Oktober 2025 | 02.28 WIB

Diduga Match Fixing! Curi Poin di Kandang Persipal Palu, PSIS Semarang Malah Dirujak Suporter

PSIS Semarang akhirnya membawa pulang satu poin dari lawatannya ke markas Persipal Palu dalam laga pekan kelima Pegadaian Championship 2025, Sabtu (11/10/2025), di Stadion Gawalise, Kota Palu. - Image

PSIS Semarang akhirnya membawa pulang satu poin dari lawatannya ke markas Persipal Palu dalam laga pekan kelima Pegadaian Championship 2025, Sabtu (11/10/2025), di Stadion Gawalise, Kota Palu.

JawaPos.com - PSIS Semarang membawa pulang satu poin dari lawatannya ke markas Persipal Palu di Stadion Gawalise, Kota Palu, pada pekan kelima Championship 2025, Sabtu (11/10/2025),

Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 itu menjadi poin pertama bagi Laskar Mahesa Jenar musim ini.  Gol tunggal tuan rumah dicetak oleh Mohammad Said pada menit ke-20, memanfaatkan kelengahan lini belakang PSIS. Sementara itu, PSIS berhasil menyamakan kedudukan di awal babak kedua lewat gelandang asal Brasil, Luann Sergio Nascimento Diaz, tepatnya di menit ke-46.

Gol tersebut menjadi penyelamat bagi Laskar Mahesa Jenar yang sempat tertinggal hampir sepanjang babak pertama.

Meski berhasil mencuri satu poin, performa PSIS di laga tersebut jauh dari kata memuaskan.

Sejumlah suporter menilai permainan tim kebanggaan warga Semarang itu tidak menunjukkan progres berarti, terkesan bermain buruk dan tanpa adanya pola permainan.

Di akun Instagram resmi klub, @psisofficial, unggahan hasil pertandingan dengan caption “Akhir perjuangan di Palu” justru diserbu komentar bernada kecewa dari pendukungnya.

Salah satu komentar datang dari akun @sakasenonugroho yang menulis, “Lihat streaming malah bikin darah tinggi, dua tim tolol semua. Tapi tetap alhamdulillah 1 poin.”

Sementara akun lain, @dodokariyanto5, menambahkan tagar singkat namun bernada serius, “#SelamatkanPSIS.”

Menariknya, sindiran juga datang dari akun pendukung klub rival, yakni @meme_pss.sleman1976, yang menulis dengan nada bercanda, “Next match mending WO aja, lawan Kudus aja kebantai apalagi lawan PSS Sleman.”

Hasil imbang ini memang belum cukup mengangkat posisi PSIS di klasemen sementara Grup Timur.

Dengan koleksi satu poin dari lima pertandingan, Mahesa Jenar masih terdampar di dasar klasemen.

Situasi ini membuat tekanan terhadap manajemen semakin besar, terlebih ekspektasi suporter menginginkan Laskar Mahesa Jenar dikelola secara profesional dan dapat kembali promosi ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia.

Tak hanya soal hasil di lapangan, laga Persipal Palu kontra PSIS Semarang juga diwarnai isu tak sedap. Sebelum pertandingan digelar, akun Instagram @forum_wasit_idn sempat mengunggah postingan yang menyinggung dugaan percobaan match fixing atau pengaturan skor.

Dalam video yang kemudian ramai beredar melalui akun @nusaliga, terdengar percakapan seseorang yang menyebut, “Sultan, kamu coba call. Itu kepala wasit untuk pertandingan Palu itu siapa, wasit bisa diatur enggak?”

Meski video tersebut cepat menyebar di media sosial, belum ada klarifikasi resmi baik dari federasi maupun pihak penyelenggara Championship terkait kebenaran isi rekaman tersebut.

Editor: Hendra
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore