Timnas Indonesia punya nilai pasaran yang tak main-main jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Timnas Indonesia/Arab Saudi/Irak)
JawaPos.com — Bukan kaleng-kaleng! Nilai pasaran Timnas Indonesia kini menembus Rp 511,89 miliar dan sukses menyalip Irak sekaligus mengejar Arab Saudi di jajaran elite sepak bola Asia. Angka fantastis ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas individu pemain Garuda di bawah asuhan pelatih Patrick Kluivert.
Menjelang duel panas melawan Irak pada 12 Oktober 2025, sorotan publik tidak hanya tertuju pada strategi permainan, tetapi juga pada valuasi tinggi skuad Merah Putih.
Setelah menghadapi Arab Saudi pada 9 Oktober, kepercayaan diri tim semakin membumbung tinggi berkat komposisi pemain yang semakin solid dan kompetitif.
Media ternama asal Qatar, Al Jazeera, ikut menyoroti lonjakan luar biasa yang dialami Indonesia.
Dalam laporannya, mereka menilai perubahan komposisi pemain, terutama kehadiran para pemain keturunan yang berkarier di Eropa, membuat Timnas tampil jauh lebih berani dan modern dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Al Jazeera menulis, nilai pasar skuad Garuda kini mencapai 25,6 juta euro atau sekitar Rp 511,89 miliar.
Angka itu menempatkan Indonesia di atas Irak yang bernilai 22 juta euro, sekaligus menempel ketat Arab Saudi yang berada di kisaran Rp 531,88 miliar.
Kenaikan nilai ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan hasil dari progres konkret para pemain di level klub.
Beberapa bintang diaspora seperti Jay Idzes, Kevin Diks, hingga pemain muda yang meniti karier di Eropa menjadi motor peningkatan valuasi tim nasional.
Jay Idzes yang kini memperkuat Sassuolo di Serie A menjadi pemain termahal di skuad Indonesia dengan nilai 7,5 juta euro.
Di bawahnya ada Kevin Diks dari Borussia Monchengladbach dengan valuasi 5 juta euro, keduanya mencerminkan kualitas individu yang kini bisa bersaing di level tertinggi Eropa.
Beberapa pemain lainnya seperti Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, dan Sandy Walsh juga mencatat nilai pasar tinggi berkat performa stabil bersama klub masing-masing.
Keterlibatan mereka membuat peta kekuatan Indonesia berubah total dibandingkan era sebelumnya yang lebih bergantung pada pemain lokal.
Secara keseluruhan, peningkatan ini menunjukkan bagaimana arah pembinaan Timnas Indonesia kini lebih terukur dan modern.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
