Ole Romeny akan saling jegal hadapi Salem Al-Dawsari di laga Timnas Indonesia vs Arab Saudi pada Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Timnas Indonesia/Arab Saudi)
JawaPos.com — Pertarungan besar akan tersaji di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB. Timnas Indonesia menantang tuan rumah Arab Saudi pada laga pembuka Grup B ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan misi wajib menang.
Satu nama menjadi sorotan di kubu Garuda: Ole Romeny. Penyerang yang baru pulih dari cedera itu diharapkan bisa menjadi pembeda ketika Indonesia berjuang memperebutkan tiga poin krusial di tanah Arab.
Namun, di sisi lawan, ada bintang besar Asia: Salem Al-Dawsari. Kapten Arab Saudi itu dikenal sebagai pemain yang bisa mencetak gol dari situasi apa pun dan menjadi jantung permainan tim asuhan Herve Renard.
Pertarungan dua pemain kunci ini diyakini bakal menentukan arah pertandingan.
Romeny dan Al-Dawsari sama-sama membawa beban harapan besar dari negaranya untuk menjaga asa menuju Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tahun depan.
Indonesia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil solid di ronde sebelumnya. Pasukan Patrick Kluivert kini lebih matang dan lengkap, diperkuat wajah-wajah baru seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, dan Thom Haye.
Kehadiran Romeny di lini depan menjadi kabar baik bagi Garuda. Pemain Oxford United itu punya naluri gol tinggi dan pergerakan cerdas di antara garis pertahanan lawan yang bisa membuka ruang bagi rekan setimnya.
Meski belum tampil lagi sejak Piala Presiden 2025, Kluivert tampak yakin Romeny siap memberi kontribusi besar.
Jika dimainkan sejak awal, Romeny bisa jadi senjata utama Indonesia untuk menembus lini belakang Arab Saudi yang dikawal Hassan Al-Tambakti dan Abdulelah Al-Amri.
Di kubu lawan, Salem Al-Dawsari tetap menjadi motor serangan utama. Pemain Al-Hilal ini tak hanya tajam di depan gawang, tapi juga piawai mengatur tempo dan menekan lawan lewat kecepatan serta kemampuan dribelnya.
Dalam dua pertemuan terakhir di ronde 3, Al-Dawsari sempat frustrasi menghadapi ketangguhan Maarten Paes.
Penaltinya digagalkan di Jeddah tahun lalu, sementara di Jakarta ia tak mampu mencetak gol ketika Arab Saudi tumbang 0-2.
Catatan itu membuat duel kali ini terasa personal bagi Al-Dawsari. Pemain 34 tahun itu tentu ingin membalas luka lama sekaligus membawa timnya kembali ke jalur kemenangan setelah gagal bersinar di Gold Cup 2025.
Sementara itu, Romeny justru datang dengan motivasi besar untuk menciptakan sejarah. Ia tahu kemenangan atas Arab Saudi bisa menjadi langkah penting Indonesia menuju putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
