
Bernardo Tavares siap bawa PSM Makassar kalahkan tim tamu Persebaya Surabaya di Parepare, Minggu (31/8/2025). (Media PSM)
JawaPos.com — Sebagian Bonek langsung menunjukkan respons unik setelah Bernardo Tavares resmi meninggalkan kursi kepelatihan PSM Makassar. Mereka ramai-ramai menggoda bahkan merayu pelatih asal Portugal itu untuk segera bergabung bersama Persebaya Surabaya.
Gelombang komentar dukungan bermunculan di media sosial usai Tavares mengumumkan pengunduran dirinya pada Rabu (1/10/2025).
Nama Persebaya Surabaya dan akun resmi klub ikut ditandai Bonek agar manajemen merespons cepat peluang merekrut pelatih berprestasi tersebut.
Bonek percaya Tavares adalah sosok tepat untuk mendongkrak prestasi Green Force. Mereka menilai Persebaya Surabaya akan semakin kuat jika dipimpin pelatih yang dikenal jago meramu tim dan mengorbitkan pemain muda itu.
Komentar-komentar jenaka hingga serius bertebaran di kolom unggahan Instagram. Ada yang menyarankan Eduardo Perez digeser ke posisi Direktur Teknik agar Tavares bisa menjadi pelatih utama Persebaya Surabaya.
Sebagian lain mengusulkan skema berbeda, yakni Tavares dijadikan direktur teknik sementara Eduardo Perez tetap di kursi pelatih kepala.
Menurut mereka, kombinasi keduanya bisa menciptakan tim dengan fondasi kuat baik dari sisi teknis maupun pembinaan pemain.
“@officialpersebaya bisa kali jadi dirtek, program pembinaannya bagus dan satu visi,” tulis salah satu Bonek. Komentar lain lebih lugas, “Come to Persebaya coach.”
Tak sedikit juga yang menyebut manajemen harus cepat mengambil langkah konkret. Bahkan ada yang menandai nama istri Presiden Persebaya Surabaya, Ivo Ananda, agar memberi lampu hijau mendatangkan Tavares.
Respons unik ini muncul karena Tavares dianggap punya rekam jejak mentereng di Indonesia. Ia berhasil membawa PSM Makassar menjuarai Liga 1 musim 2022/2023 setelah 23 tahun puasa gelar.
Selain trofi liga, Tavares juga sukses membawa PSM menembus final Piala AFC ASEAN dan tampil konsisten di kompetisi internasional. Dalam tiga tahun terakhir, Juku Eja menjadi klub Indonesia dengan performa luar biasa di level Asia.
Tak hanya prestasi, kemampuan Tavares mengorbitkan pemain muda juga jadi alasan Bonek kepincut. Nama-nama seperti Ramadhan Sananta, Victor Dethan, hingga Daffa Salman muncul ke permukaan berkat tangan dinginnya.
Bonek melihat Persebaya Surabaya punya tradisi kuat dalam melahirkan talenta muda. Jika dipadukan dengan gaya kepelatihan Tavares, hal itu diyakini bisa membuat Persebaya Surabaya menjadi tim paling berbahaya di Super League.
Isu gaji pun menjadi faktor pembeda yang bisa menguntungkan Persebaya Surabaya. Berbeda dengan PSM yang kerap terkendala pembayaran, Green Force dikenal stabil secara finansial.
Persebaya Surabaya konsisten membayar gaji tepat waktu dalam beberapa musim terakhir. Bahkan klub ini berani mendatangkan pemain berlabel bintang meski harus mengeluarkan dana besar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
