
Pratama Arhan saat bersama Bangkok United. (Instagram/@pratamaarhan8)
JawaPos.com-Aksi dan sikap terpuji ditunjukkan Pratama Arhan Alif Rifai merespons pemanggilan pemain Timnas Indonesia. Dia tak dipanggil pelatih timnas untuk putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Dia tetap mendoakan skuad Garuda yang terbaik meski tak dipanggil pelatih Patrick Kluivert. PSSI telah mengumumkan daftar pemain Timnas Indonesia untuk putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Total ada 27 nama yang dipanggil, dengan mayoritas adalah para pemain abroad alias mereka yang berkarier di luar negeri. Namun dari jumlah dan mayoritas tersebut, nama Pratama Arhan tidak termasuk.
Dia belum dilirik pelatih Patrick Kluivert untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam dua laga krusial kontra melawan Arab Saudi dan Irak. Nasib full back kiri Bangkok United itu sama seperti sejumlah pemain abroad lain yang tak terlirik. Meski begitu, Arhan pantang berkecil hati.
“Saya juga ingin memberikan dukungan kepada tim nasional Indonesia yang berlaga di babak keempat kualifikasi Piala Dunia zona Asia,” kata Pratama Arhan dalam jumpa pers Bangkok United jelang melawan Persib Bandung, Selasa (30/9).
“Meski saya tidak dipanggil kali ini, saya berharap tim bisa sukses dan lolos ke babak berikutnya,” tambah dia.
Pratama Arhan sendiri sampai saat ini belum pernah mendapatkan tempat lagi di Timnas Indonesia sejak pelatih Patrick Kluivert datang. Namanya sudah tersisih dan tak dipanggil dari periode Maret, Juni, dan September.
Padahal, Arhan sebelumnya menjadi pemain langganan Timnas Indonesia. Dia selalu dipanggil skuad Garuda saat ditangani Shin Tae-yong, kecuali cedera atau berhalangan.
Terakhir kali Pratama Arhan mengenakan seragam Merah Putih adalah akhir tahun lalu. Tepatnya pada ajang Piala AFF 2024.
Sementara itu, putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia merupakan fase penting untuk Timnas Indonesia. Tergabung di Grup B, Garuda bakal menantang tuan rumah Arab Saudi, dan Irak.
Hanya juara grup saja yang berhak mendapatkan tiket otomatis lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Sementara runner-up akan melaju ke putaran kelima untuk memperebutkan tiket play off antarzona Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sementara jika menjadi juru kunci, maka kans lolos tertutup. Artinya Timnas Indonesia harus berjuang keras untuk bisa mendapatkan status juara grup ataupun minimal runner up sehingga akan melawan runner up grup A sistem dua leg pertandingan menggunakan format home and away di putaran kelima.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
