
Aksi Bruno Moreira (kiri) saat menghadapi Dewa United. (Media Persebaya)
JawaPos.com-Pekan-pekan berat telah dilalui Persebaya Surabaya selama September. Menjalani dua laga tandang dan hanya satu pertandingan kandang, Green Force berhasil menjaga tren positif dan sukses menembus lima besar.
Selama September, Persebaya menghadapi tuan rumah Persib Bandung yang juga berstatus juara bertahan. Lalu menjamu Semen Padang, dan bertandang ke runner up musim lalu, Dewa United.
Saat bertandang ke Persib Bandung pada pekan kedua September, Persebaya sempat takluk 1-0 lewat satu-satunya gol yang dicetak Uilliam Baros. Salah satu penggawa Green Force, Francisco Rivera juga diganjar kartu merah.
Kekalahan tersebut menjadi modal yang kurang bagus saat menjamu Semen Padang sepekan berikutnya. Namun, skuad Green Force berhasil kembali ke tren positif.
Persebaya sukses meraih kemenangan dengan skor tipis 1-0 lewat gol dari kapten tim, Bruno Moreira yang memanfaatkan umpan matang dari Gali Freitas.
Pemain asal Brasil itu pun mengakui bahwa Semen Padang bermain solid sepanjang laga, membuat Persebaya sulit mencetak gol. Apalagi, para pemain tim tamu juga punya kekuatan fisik yang mumpuni.
"Pertandingan yang berat. Padang sangat solid dan pemainnya juga kuat secara fisik, jadi terkadang (kemenangan) tidak hanya sekedar taktik, tetapi juga kemauan kita untuk terus berlari dan bertarung di lapangan," ujar Bruno seperti dikutip dari akun Instagram Liga 1 Match.
Kemenangan itu menjadi modal yang bagus saat bertandang ke markas tim peringkat dua musim lalu, Dewa United. Apalagi, Banten Warriors juga punya misi meraih kemenangan demi kembali ke peringkat atas.
Ketika big match Dewa United kontra Persebaya, laga berjalan cukup ketat. Dan tim tamu terpaksa bermain keras hingga berujung pada kartu merah terhadap Dejan Tumbas.
Beruntung, skuad asuhan Eduardo Perez berhasil mencuri satu pemain meski bermain dengan 10 orang. Sempat tertinggal 1-0, Bruno Moreira akhirnya menyelamatkan muka Persebaya lewat gol tendangan penalti di penghujung pertandingan. Skor akhir 1-1.
Bruno yang dinobatkan sebagai Man of The Match pada laga tersebut merasa bersyukur bisa meraih satu poin karena skuad Green Force hanya bermain dengan 10 orang.
"Pertandingan yang berat, Dewa United adalah salah satu tim yang punya para pemain berkualitas, dan kami beruntung bisa meraih satu poin karena kami hanya bermain dengan 10 orang," ungkap Bruno.
Sayangnya, capaian positif sepanjang bulan September agak tercoreng dengan tindakan kurang fair play beberapa pemain Persebaya, dimana dari tiga laga yang dimainkan, dua penggawa diganjar kartu merah, yaitu Francisco Rivera dan Dejan Tumbas.
Beruntung Eduardo Perez punya sejumlah opsi pemain yang bisa menjadi penggantinya, namun jika tidak dibenahi, lama-kelamaan akan merugikan bagi Persebaya sendiri.
Selain itu, ketajaman di depan gawang masih harus dipoles lagi oleh para pemain, karena skuad Green Force hanya mencetak satu gol di setiap laga September, kecuali saat kalah 1-0 dari Persib.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
