Pelatih Persis Solo, Peter de Roo, sudah mengantongi kekuatan Borneo FC. (Dok I.League)
JawaPos.com - Persis Solo akan menghadapi Borneo FC Samarinda pada laga pekan keenam Super League 2025/2026. Pertandingan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Senin (22/9) pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi ujian penting bagi Persis yang tengah berjuang keluar dari tren negatif, sementara Borneo FC datang dengan rekor impresif sebagai pemuncak klasemen sementara.
Setelah awal musim yang menjanjikan dengan kemenangan 2-1 atas Madura United di pekan pertama, performa Persis Solo menurun drastis. Empat laga terakhir hanya menghasilkan satu imbang dan tiga kekalahan. Akibatnya, Laskar Sambernyawa kini berada di peringkat ke-17, tepat di zona merah klasemen Super League. Kondisi ini menambah urgensi bagi tim asuhan Peter de Roo untuk meraih hasil positif di Samarinda.
“Kami sudah menganalisa beberapa pertandingan Borneo, tetapi yang lebih penting bagaimana kita bisa mempersiapkan diri kami sendiri,” ujar Peter de Roo.
Pelatih asal Belanda ini menekankan pentingnya evaluasi internal, terutama setelah kegagalan meraih poin di laga kandang terakhir. Menurutnya, timnya menciptakan cukup banyak peluang dan menguasai bola, tetapi belum mampu mengonversinya menjadi kemenangan.
Persis Solo datang dengan sejumlah kendala komposisi tim. Beberapa pemain kunci masih absen karena cedera atau alasan pribadi, termasuk Zulfahmi, Adriano, dan Jordy Tutuarima yang tengah berada di Belanda untuk urusan keluarga. Sho Yamamoto juga tidak tersedia karena akumulasi kartu merah. Kondisi ini membuat De Roo harus menyiapkan strategi alternatif agar tim tetap kompetitif.
Evaluasi tim juga mencakup penguasaan bola dan efektivitas peluang menjadi gol. Peter de Roo yakin bahwa melalui persiapan matang, Persis dapat memberikan perlawanan sengit meski menghadapi pemuncak klasemen. Persis harus memperbaiki performa di setiap aspek, dari penguasaan bola hingga memaksimalkan peluang. Fokus ini penting untuk menghindari kesalahan yang terjadi di laga sebelumnya, di mana tim menguasai pertandingan tetapi gagal memetik kemenangan.
Borneo FC sendiri datang dengan status on-fire. Namun, dari pernyataan De Roo, jelas bahwa Persis sudah mengantongi kekuatan lawan dan siap menghadapi berbagai skenario di lapangan. Motivasi tim tamu untuk meraih poin jelas, karena kemenangan atau setidaknya hasil imbang akan sangat berarti dalam upaya keluar dari zona degradasi.
Meskipun menghadapi tim yang lebih dominan, Persis Solo tetap membawa mentalitas all-out. Para pemain dipersiapkan untuk tampil maksimal, mengeksekusi strategi yang telah dilatih, dan menutup celah yang bisa dimanfaatkan Borneo FC. Evaluasi menyeluruh terhadap laga-laga sebelumnya menjadi pedoman untuk menghadapi pertandingan ini. De Roo menambahkan bahwa beberapa pemain cedera kemungkinan baru bisa kembali dalam satu hingga dua minggu ke depan, sehingga skuad inti belum lengkap.
Dengan kondisi tim yang tidak utuh dan tekanan berada di zona merah, laga melawan Borneo FC menjadi ujian karakter bagi Persis Solo. Tim harus memanfaatkan setiap peluang yang ada dan bermain dengan disiplin tinggi agar bisa mencuri poin. Meskipun peluang menang tidak mudah, Persis membawa misi untuk bisa bangkit dari keterpurukan dan mengamankan hasil positif dari kandang lawan yang tangguh.
Laga pekan keenam ini akan menjadi sorotan Super League, mempertemukan tim pemuncak klasemen dengan tim yang sedang berjuang keluar dari zona degradasi. Persis Solo sudah menyiapkan segala daya untuk menantang Borneo FC, sementara fokus utama tetap pada evaluasi performa sendiri, penguasaan bola, dan efektivitas peluang di depan gawang.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
