Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 September 2025 | 15.41 WIB

Milos Raickovic Akui Peran Francisco Rivera! Tapi Tegaskan Filosofi Persebaya Surabaya Adalah Permainan Tim

Milos Raickovic (kiri) akui peran penting Francisco Rivera di Persebaya Surabaya, Jumat (19/9/2025). (Media Persebaya) - Image

Milos Raickovic (kiri) akui peran penting Francisco Rivera di Persebaya Surabaya, Jumat (19/9/2025). (Media Persebaya)

JawaPos.com-Milos Raickovic menegaskan kemenangan Persebaya Surabaya atas Semen Padang menjadi bukti tim Green Force tidak bergantung pada satu nama saja. Meski Francisco Rivera absen, menurutnya Persebaya Surabaya tetap solid dan mampu membuktikan diri sebagai tim yang kuat.

Gelandang asal Montenegro itu mengakui Rivera adalah salah satu pemain terbaik di liga musim ini.

Namun, kemenangan 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo pada pekan keenam Super League 2025/2026 memperlihatkan kekuatan kolektif Persebaya Surabaya yang sesungguhnya.

“Rivera memang salah satu pemain terbaik di liga, tapi kami adalah tim yang siap berjuang bersama,” ucap Milos, Jumat (19/9/2025).

Ia menambahkan setiap kemenangan harus diraih dengan kerja sama, bukan hanya mengandalkan satu sosok bintang.

Pernyataan Milos sejalan dengan filosofi pelatih Eduardo Perez yang menekankan permainan tim sebagai kunci utama Persebaya Surabaya.

Eduardo Perez menilai semua pemain bekerja keras sepanjang laga dan memainkan peran penting dalam kemenangan kontra Kabau Sirah.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan absennya Rivera tidak membuat Persebaya Surabaya kehilangan arah permainan. Justru, ia melihat adaptasi dan fleksibilitas para pemain menjadi pembeda dalam laga ketat tersebut.

“Rivera memang penting, tapi hari ini semua pemain bekerja fantastis. Kami adalah satu tim dengan 27 pemain,” kata Eduardo Perez.

Menurutnya, kemenangan Persebaya Surabaya lahir karena setiap pemain siap mengisi posisi yang dibutuhkan. Bahkan, mereka yang masuk dari bangku cadangan mampu menjalankan instruksi dengan sangat baik.

“Semua yang bermain membantu tim. Beberapa harus berganti posisi, dan mereka bisa beradaptasi,” ucapnya.

Eduardo Perez menyebut beberapa pemain harus berganti posisi untuk menutup kekosongan. Namun, hal itu tidak menjadi masalah karena mereka cepat beradaptasi dan tetap menjaga intensitas permainan.

Selain adaptasi, filosofi permainan Persebaya Surabaya yang menekankan penguasaan bola dan penciptaan ruang menjadi kunci keberhasilan. Gaya ini membuat setiap pemain memiliki peran yang sama pentingnya tanpa terkecuali.

Pelatih berusia 48 tahun tersebut ingin Persebaya Surabaya menguasai bola selama mungkin dalam setiap pertandingan. Strategi itu kembali terbukti efektif kala menghadapi Semen Padang yang bermain disiplin dan agresif.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore