Ripal Wahyudi, mantan pemain Persebaya Surabaya, siap jadi andalan di lini tengah Persis Solo. (Instagram/@persisofficial)
JawaPos.com — Ripal Wahyudi siap kembali ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dengan status sebagai lawan. Mantan gelandang andalan Persebaya Surabaya itu kini berseragam Semen Padang FC dan bertekad menaklukkan mantan klubnya.
Pertandingan pekan ke-6 Super League 2025/2026 mempertemukan Persebaya Surabaya dengan Semen Padang, Jumat (19/9/2025) pukul 19.00 WIB.
Laga ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim punya catatan pertemuan yang ketat.
Dalam sembilan bentrokan sebelumnya, Persebaya Surabaya hanya dua kali menang, sementara Semen Padang berhasil mencatat tiga kemenangan.
Empat laga sisanya berakhir imbang dan memperlihatkan betapa kuatnya persaingan kedua tim.
Tren imbang bahkan semakin nyata dalam lima pertemuan terakhir. Empat kali duel berakhir tanpa pemenang dan hanya sekali Persebaya Surabaya berhasil unggul tipis 1-0 pada 2015 lalu.
Persebaya Surabaya saat ini berada di posisi kedelapan klasemen dengan enam poin dari empat laga. Tim asuhan Eduardo Perez meraih dua kemenangan dan dua kekalahan dalam start musim ini.
Pada pekan sebelumnya, Green Force harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor tipis 0-1. Perez menegaskan kekalahan itu jadi bahan evaluasi untuk tampil lebih agresif di kandang.
“Kita punya waktu satu minggu untuk pertandingan selanjutnya dan kami akan melakukan yang terbaik,” ujar pelatih asal Spanyol itu. Kehadiran ribuan Bonek juga diharapkan bisa memompa semangat tim.
Sementara itu, Semen Padang masih berjuang untuk menemukan konsistensi permainan. Tim berjuluk Kabau Sirah baru mengoleksi empat poin dari empat laga yang dijalani.
Hasil itu menempatkan Semen Padang di posisi ke-14 klasemen sementara. Mereka mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kali kalah sejauh ini.
Pada pekan ke-5, Semen Padang tumbang 1-2 dari PSBS Biak. Meski kecewa, pelatih Eduardo Almeida menilai kekalahan itu sebagai pelajaran berharga untuk menatap laga berikutnya.
“Sepak bola adalah tentang hasil, dan kami akan belajar dari kekalahan ini untuk kemudian bangkit,” ujar Eduardo Almeida. Pernyataan itu menegaskan Semen Padang tidak akan gentar saat melawan Persebaya Surabaya.
Di balik duel besar ini, sorotan tertuju pada Ripal Wahyudi yang pulang ke Gelora Bung Tomo. Pemain kelahiran Garut, 10 Oktober 2000 itu pernah menjadi andalan Persebaya Surabaya di musim 2023/2024 dan 2024/2025.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
