
Jalani bebut di BRI Super League, Eliano Reijnders bandingkan sepak bola Indonesia dengan Eropa. (ig eliano.r)
JawaPos.com-Eliano Reijnders resmi mencatatkan debut bersama Persib Bandung saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kelima BRI Super League. Bertanding di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (12/9), gelandang asal Belanda itu merasakan langsung perbedaan besar antara sepak bola Indonesia dan Eropa.
Masuk dari bangku cadangan pada menit ke-60 menggantikan Kakang Rudianto, Reijnders membantu Persib mempertahankan keunggulan 1-0 hingga akhir laga. Meski hanya tampil sekitar setengah jam, eks pemain Eredivisie PEC Zwolle itu langsung menjadi sorotan.
Pergerakannya di sisi sayap beberapa kali membuat pertahanan Persebaya kerepotan. Dalam wawancara seusai pertandingan, Reijnders menyoroti kondisi cuaca yang menurut dia menjadi tantangan utama.
“Saya rasa, karena perbedaan cuaca jadi tentu saja sulit bermain di sini. Di sini cukup panas,” ungkap Eliano.
Selain faktor iklim, dia juga menilai tempo permainan di Indonesia jauh lebih intens.
“Di sini juga banyak diperkuat pemain yang bagus. Saya merasa kalau di sini kami harus menyerang, bertahan, menyerang, bertahan,” kata Eliano.
“Sedangkan di Eropa kadang ada tim yang memilih untuk hanya bertahan saja. Tetapi kalau di Indonesia harus bertahan dan menyerang,” lanjut dia.
Komentar tersebut menegaskan bahwa liga Indonesia menuntut energi penuh sepanjang pertandingan. Reijnders mengaku perlu beradaptasi, namun juga mengapresiasi kualitas para pemain di BRI Super League yang membuat ritme laga tetap tinggi.
Kemenangan 1-0 atas Persebaya menambah kesan positif bagi debutnya. Dengan cuaca panas dan tempo cepat yang berbeda dari Eropa, Reijnders menyadari tantangan ke depan akan berat.
Namun, kehadirannya memberi harapan baru bagi Persib untuk mempertahankan performa di papan atas. Penampilan perdana ini menjadi langkah awal penting bagi pemain berusia 24 tahun tersebut.
“Saya rasa, karena perbedaan cuaca jadi tentu saja sulit bermain di sini. Di sini cukup panas,” tegas Eliano, menunjukkan betapa uniknya pengalaman debut di sepak bola Indonesia.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
