Pemain Persik Kediri tampil impresif dalam dua laga terakhir Super League musim ini. (Dok I.League)
JawaPos.com - Persik Kediri mengawali Super League dengan langkah meyakinkan. Dalam dua pekan berurutan, Macan Putih memetik kemenangan identik 2-1 atas PSBS Biak dan Malut United FC.
Hasil ini bukan sekadar tambahan enam poin, tetapi juga mencatatkan rekor tersendiri. Musim lalu, Persik tidak pernah menang melawan dua tim tersebut, dan kini mereka menegaskan diri sebagai penantang serius papan atas.
Bagi Ong Kim Swee, pelatih anyar Persik asal Malaysia, catatan ini juga memberi arti khusus. Dengan start yang cukup baik ini, Persik bisa berada di papan atas klasemen sementara dan memantik harapan suporter untuk melihat tim kembali bersaing di jalur juara.
Meski dua kemenangan beruntun menambah kepercayaan diri tim, Ong Kim Swee enggan terlena. Dalam evaluasinya, ia menilai skuad Persik belum mencapai puncak permainan.
“Saya tak bisa bilang performa Persik di angka delapan. Tapi, besok mungkin bisa turun di angka enam atau tujuh. Ini masih awal kompetisi Super League. Jadi tim ini belum mencapai puncaknya,” ujarnya tegas.
Menurutnya, penilaian lebih akurat baru bisa diberikan saat kompetisi memasuki paruh musim atau mendekati akhir.
“Persik Kediri akan selalu dinamis. Saya bisa menyebut tim ini baik kalau nanti sudah di paruh musim atau kompetisi selesai. Posisi di klasemen akan jadi patokan bagi performa tim secara keseluruhan,” lanjut Ong.
Super League musim ini memang menampilkan peta persaingan yang kian padat. Tim-tim baru seperti PSBS Biak dan Malut United menunjukkan perlawanan sengit, sementara kontestan tradisional papan atas terus memburu konsistensi. Dengan dua kemenangan awal, Persik bukan hanya mengamankan posisi di jalur aman, tetapi juga mengirim sinyal kepada rival-rivalnya bahwa mereka siap bertarung di level tertinggi.
Namun, Ong menekankan pentingnya menjaga momentum. Konsistensi performa, manajemen rotasi pemain, dan ketahanan mental akan menjadi kunci dalam perjalanan panjang liga yang menuntut stamina dan strategi matang.
Dua kemenangan beruntun ini menjadi fondasi penting, tetapi Macan Putih masih harus membuktikan ketangguhan mereka seiring ketatnya jadwal dan meningkatnya intensitas persaingan. Para pendukung di Kediri tentu berharap laju positif ini menjadi awal dari musim yang membawa Persik lebih dekat ke papan atas, meskipun sang pelatih memilih tetap realistis dan fokus pada peningkatan performa tim secara bertahap.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
