Rachmat Irianto masuk dalam skuad Persebaya Surabaya meski masih dari bangku cadangan. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Beberapa saat lagi Persebaya Surabaya akan berlaga menghadapi tuan rumah Persib Bandung dalam lanjutan Indonesia Super League pekan kelima di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (12/9) sore WIB.
Dalam susunan starting eleven yang diumumkan Persebaya via akun Instagram resminya, tim asuhan Eduardo Perez memainkan seluruh pemain terbaiknya dengan formasi 4-3-3.
Pada posisi kiper, Ernando Ari masih menjadi andalan utama di bawah mistar. Ia mendapat dukungan dari barisan pemain belakang antara lain Risto Mitrevski, Dime Dimov, Catur Pamungkas, dan Dejan Tumbas.
Kemudian di sektor lapangan tengah, Francisco Rivera akan menjadi pusat permainan Persebaya, didukung oleh Milos Raickovic dan Toni Firmansyah.
Sedangkan di sektor penyerang, Coach Eduardo Perez memasang trio Bruno Moreira, Mihailo Perovic sebagai target man, dan Malik Risaldi.
Sementara itu, mantan pemain Persib, Rachmat Irianto masuk dalam jajaran pemain pengganti. Begitu juga dengan rekrutan terbaru Persebaya, Diego Mauricio, yang masih duduk di bangku cadangan.
Starting eleven yang dimainkan juru taktik asal Spanyol itu tampaknya sesuai dengan filosofi bermain Coach Edu, yaitu bermain menyerang.
Ia memang tetap berpegang teguh kepada filosofinya itu meski lawan yang dihadapi adalah Persib Bandung yang merupakan juara bertahan.
"Kami selalu bekerja dengan filosofi kami, model permainan kami. Tetapi tentu saja, Anda juga perlu mencoba melihat berbagai poin dari lawan. Tetapi, ide kami selalu sama," ungkap Coach Edu seperti dikutip dari laman resmi I-League.
Sementara itu, Francisco Rivera juga menegaskan ia dan rekan-rekannya siap untuk bermain habis-habisan di Stadion GBLA demi meraih kemenangan meski Maung Bandung berstatus sebagai juara bertahan.
"Kita tahu Persib punya pemain bagus, mereka juara dua musim beruntun. Tapi, kami akan berjuang sampai akhir,” tegasnya seperti dikutip dari laman resmi Persebaya.
Tekad untuk meraih kemenangan memang terus digaungkan agar Green Force bisa mengubah sejarah sering gagal meraih kemenangan di Bandung.
"Ini adalah kesempatan baik untuk menunjukkan kualitas Persebaya. Beberapa musim lalu kita belum menang saat menghadapi rival, sekarang waktunya mengubah sejarah,” ujarnya lagi.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
