Pemain PSIS Semarang tengah menggelar latihan sebagai persiapan menghadapi kompetisi Championship. (Media PSIS)
JawaPos.com - PSIS Semarang resmi mengumumkan daftar sponsor yang akan mendukung perjalanan mereka di kompetisi Championship, sebelumnya Liga 2, musim 2025/2026.
Pengumuman ini dilakukan melalui akun Instagram resmi klub pada Rabu (10/9/2025).
Melalui akun @psisofficial, manajemen memperkenalkan tiga sponsor utama yang kembali bekerja sama dengan Laskar Mahesa Jenar: Indofood, Yamaha Mataram Sakti, dan Next.
“Sugeng Rawuh kembali para official sponsor PSIS Semarang. PSIS Semarang resmi kembali menjalin kerja sama dengan Indofood, Yamaha Mataram Sakti, dan Next untuk arungi kompetisi Pengadaian Championship musim 2025/2026,” tulis manajemen dalam unggahannya.
Masuknya tiga sponsor ini tentu menjadi kabar baik bagi PSIS. Kehadiran dukungan finansial sangat dibutuhkan klub, terutama di tengah situasi internal yang kurang kondusif.
Manajemen masih menghadapi konflik berkepanjangan dengan kelompok suporter setia mereka, Panser Biru, yang hingga kini memilih memboikot pertandingan home PSIS Semarang.
Kondisi tersebut membuat pemasukan dari tiket pertandingan maupun penjualan merchandise tidak bisa diandalkan seperti musim-musim sebelumnya.
Sponsor pun menjadi sumber utama untuk menutup kebutuhan operasional tim, mulai dari gaji pemain, biaya perjalanan, hingga pengembangan fasilitas.
Musim ini, PSIS Semarang tergabung di Grup Timur Championship. Laskar Mahesa Jenar dijadwalkan melakoni laga perdana pada Minggu, 14 September 2025, menghadapi Persiku Kudus di Stadion Jatidiri, Semarang.
Pertandingan tersebut diprediksi bakal menarik perhatian, mengingat Persiku juga memiliki basis suporter yang fanatik.
Meski dukungan langsung dari Panser Biru masih absen, PSIS tetap menargetkan hasil maksimal supaya mereka tidak terdegradasi ke Liga 3.
Konflik antara manajemen PSIS dan Panser Biru sejatinya bukan cerita baru. Permasalahan sudah muncul sejak musim lalu, tepatnya saat awal berkompetisi di Liga 1 2024/2025.
Kekecewaan suporter terhadap kebijakan manajemen berujung pada aksi boikot yang berlanjut hingga musim ini.
Situasi ini tentu memberi dampak besar, baik secara finansial maupun atmosfer pertandingan. Tanpa dukungan riuh suporter di tribun, semangat pemain di lapangan bisa saja terpengaruh. Namun, manajemen berharap kehadiran sponsor baru dan performa apik di awal musim dapat menutup masalah finansial.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
