Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert memberikan arahan kepada pemain saat menghadapi Chinase Taipei dalam International Friendly Match di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (5/9). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Pelatih timnas Indonesia Patrick Kluivert kerap mendapat kritik pedas dari penggemar sepak bola tanah air.
Kalimat-kalimat tajam banyak dialamatkan kepada mantan pelatih timnas Curacao itu.
Namun, segala bentuk kritik tersebut sepertinya tidak akan mengusik pelatih berusia 49 tahun itu. Kenapa?
“Saya tidak pernah mantengin sosmed. Jadi, itu semua tidak akan memengaruhi saya,” ucap Kluivert dalam sesi press conference setelah laga timnas Indonesia melawan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin malam (8/9).
Kluivert mengaku tidak mau memikirkan semua “sumpah serapah” yang ditujukan kepadanya. Dia malah mengatakan menyukai tekanan.
“Kemudian, kritik yang diberikan sebelum saya menunjukkan apa yang akan dilakukan, saya rasa sedikit aneh,” paparnya.
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert memberikan arahan kepada pemain saat menghadapi Chinase Taipei dalam International Friendly Match di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (5/9). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
Eks penyerang Ajax Amsterdam, Barcelona, dan AC Milan itu meminta masyarakat memberikan dukungan penuh dalam dua pertandingan putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi dan Irak bulan depan.
“Saya berjanji bahwa pemain akan berjuang untuk negara. Itu yang bisa saya janjikan,” tegasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
