
Selebrasi pemain Persija Jakarta Maxwell Souza usai Membobol Gawang Malut United pada pertandingan Super League di Jakarta Internasional Stadion, Sabtu (23/8/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Persija Jakarta musim ini menjadi kekuatan yang menakutkan di Indonesia Super League. Dalam empat laga pertama musim ini, Persija meraih tiga kemenangan dan sekali seri, tanpa menelan kekalahan, mengumpulkan sepuluh poin dan sementara ini memuncaki klasemen.
Salah satu pemain yang menjadi juru gedor andalan Macan Kemayoran adalah Maxwell Souza. Ia tidak pernah absen mencetak gol dalam empat pertandingan.
Maxwell pun seakan meneruskan tradisi Persija yang selalu melahirkan penyerang-penyerang berbahaya seperti Emmanuel de Porras, Bambang Pamungkas, hingga Marko Simic.
Meski sudah berusia 30 tahun, ia masih bertaji di depan gawang lawan. Empat gol sudah ia koleksi dan menjadi salah satu top skor Super League musim ini. Ia pun sejauh ini mampu menggantikan peran mesin gol sebelumnya, Gustavo Almeida yang masih absen karena cedera.
Moncernya performa Maxwell membuat coach Souza memuji pemainnya itu yang ia anggap membawa hoki atau keberuntungan.
“Maxwell sedang membawa hoki. Tapi tak hanya itu, ia adalah pemain hebat. Dia pemain yang sangat konsisten dan membantu di semua fase permainan,” ucap sang juru taktik seperti dikutip dari laman I-League.
Jika diprosentase, sebanyak 36 persen gol Persija Jakarta dicetak oleh Maxwell. Secara total, Macan Kemayoran sendiri telah melesakkan 11 gol. Statistik ini menunjukkan pentingnya peran sang striker musim ini.
Dengan gol-golnya yang membantu Persija memuncaki klasemen, hal itu seakan membuktikan tekadnya saat baru saja didatangkan ke Jakarta, dimana ia mau bergabung dengan Macan Kemayoran karena menargetkan juara. Dan kini ia pun membuktikan lewat performanya di lapangan.
“Ada beberapa hari untuk bernegosiasi. Saat itu saya masih di Brasil. Lalu ada project besar dari Persija, dan saya tertarik. Banyak pemain Brasil di sini yang punya kualitas bagus, dan tim pelatih juga bagus, pemain lokal punya kualitas bagus,” kata Maxwell seperti dikutip dari Antara.
Ia pun mengaku tidak minder meski didatangkan bukan dari liga kasta tertinggi. Karena menurutnya seluruh level Liga Brasil punya tingkat kesulitan tersendiri buat ditaklukkan.
“Di Brasil semua liga susah. Tapi, bukan berarti Indonesia tidak, Indonesia juga sangat susah. Jadi, kalau mereka bawa kita ke sini, mereka tahu bahwa kita bisa bantu kasih kualitas dengan grup ini,” tuturnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
