Jordy Tutuarima merayakan gol penyama kedudukan untuk Persis Solo saat laga melawan PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (23/8). (Media Persis)
JawaPos.com - Laga lanjutan pekan keempat Super League 2025/2026 akan mempertemukan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan Persis Solo sebagai laga pembuka. Pertandingan tersebut dijadwalkan akan terselenggara pada Jumat (30/8) pukul 15.30 WIB di Stadion Sumpah Pemuda.
Tim tuan rumah sendiri bertekad akan meraih kemenangan perdana setelah di tiga laga sebelumnya hanya berhasil memperoleh 1 poin. Hasil buruk tersebut didapatkan oleh klub berjuluk The Guardian karena hanya berhasil mendapatkan 1 kali hasil seri menghadapi PSM Makassar serta dua kali harus menelan kekalahan atas Arema FC dan Borneo FC.
Target kemenangan tersebut dapat dikatakan tidak mudah untuk didapatkan oleh tim yang baru saja promosi dari Liga 2 yang kini bernama Championship. Klub yang musim lalu menempati posisi runner-up setelah dikalahkan PSIM Yogyakarta di laga final ini harus menghadapi laga sulit melawan Persis Solo.
Klub berjuluk Sambernyawa kini menempati posisi klasemen di peringkat 9 Super League dengan memperoleh 4 poin. Sebelumnya, klub yang bermarkas di Stadion Manahan ini melakukan laga pembuka dengan meyakinkan setelah berhasil mengalahkan Madura United dengan skor 2-1 di kandang lawan.
Akan tetapi, mereka harus menelan hasil buruk dalam dua laga terakhir saat kalah menghadapi Persija Jakarta di laga kandang dan hasil seri saat bertamu melawan klub papan bawah sementara, PSBS Biak, dengan skor 2-2. Dengan dua hasil kurang memuaskan tersebut, mereka kini memiliki motivasi lebih untuk kembali menuju trek positif dalam lanjutan kompetisi Super League.
Hasil terakhir yang diselenggarakan di Stadion Maguwohardjo tersebut tentu menjadi hasil yang sangat mengecewakan karena mereka berhasil mendominasi pertandingan. Hal tersebut selaras dengan ucapan Jordy Tutuarima selaku perwakilan dari pemain mengatakan bahwa ia cukup kecewa dengan hasil ini karena tim sempat mengontrol pertandingan.
“Saya sepakat dengan pelatih, kami sempat mengontrol permainan di beberapa momen tapi kehilangan fokus dan membuat kami harus kebobolan. Hasil ini rasanya mengecewakan, karena PERSIS sempat mendominasi pertandingan,” ujar Jordy dilansir dari situs resmi tim.
Bhayangkara Presisi Lampung FC sendiri memiliki tren negatif setelah mereka tidak berhasil memperoleh kemenangan satu pun dari awal kompetisi musim ini. Mereka hanya berhasil meraih hasil imbang saat menghadapi PSM Makassar dengan skor 1-1. Sementara itu, dalam dua laga lainnya, mereka hanya meraih kekalahan menghadapi Arema FC dan Borneo FC.
Melansir situs resmi I.League, penjaga gawang Awan Setho dari Bhayangkara FC menilai klub berjuluk The Guardian tersebut menghadapi situasi yang mengecewakan dan mereka akan berusaha fokus menghadapi Persis Solo.
"Kami kurang beruntung dan kami siap untuk pertandingan selanjutnya," kata Awan Setho dikutip dari situs resmi I.League.
Meskipun Persis Solo sedang mengalami masa underperform dalam dua laga terakhir, bukan langkah mudah untuk mencuri poin dari mereka. Terlebih, Laskar Sambernyawa memiliki sejarah head-to-head yang jauh lebih unggul saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Kedua klub tersebut tercatat telah berhadapan sebanyak empat kali sejak 2022. Dalam pertemuan tersebut, Persis Solo berhasil mendapatkan tiga kali kemenangan dan hanya satu kali kekalahan. Hasil tersebut tentu menjadi pendongkrak motivasi bagi mereka untuk kembali menuju hasil positif dan memperbaiki posisi klasemen di Super League musim 2025/2026.
30 April 2024: Bhayangkara FC kalah 0-1 dari Persis Solo.
29 Oktober 2023: Persis Solo menang tipis 2-1 atas Bhayangkara FC.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
