Mauricio Souza waspada ledakan Dewa United saat jamu Persija Jakarta di pekan 4 Super League 2025/2026. (Media Persija)
JawaPos.com — Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, buka suara blak-blakan soal persiapan timnya jelang laga tandang ke markas Dewa United. Dalam pekan keempat Super League 2025/2026, Macan Kemayoran akan melakoni duel berat di Banten International Stadium (BIS), Jumat (29/8/2025).
Mauricio menegaskan ia sama sekali tidak ingin menganggap enteng kekuatan Dewa United. Menurutnya, lawan kali ini adalah tim dengan kualitas yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Soal Dewa United, kami tahu ini pertandingan yang sangat sulit, tim yang sangat kuat,” ujar Mauricio dikutip dari I.League, Rabu (27/8/2025).
Ucapan sang pelatih sekaligus menjadi peringatan dini bagi anak asuhnya. Ia ingin mental dan fokus penuh dimiliki Rizky Ridho dkk. sejak persiapan awal pekan.
Persija Jakarta memang sempat menunjukkan performa menawan di dua laga awal musim ini. Mereka melibas Persita Tangerang dengan skor telak 4-0, lalu menghantam Persis Solo tiga gol tanpa balas.
Namun, laju sempurna itu terhenti ketika menjamu Malut United FC di Jakarta. Tim ibu kota harus puas bermain imbang 1-1 pada laga Jumat (23/8/2025).
Hasil tersebut jelas menjadi bahan evaluasi serius untuk Mauricio dan tim kepelatihannya. Menurutnya, satu poin di kandang bukanlah hasil ideal bagi klub sebesar Persija Jakarta.
Bagi Mauricio, hasil imbang itu ibarat undangan agar tim bekerja lebih keras lagi. Ia menekankan pentingnya motivasi berlipat di setiap sesi latihan setelah laga tersebut.
“Kami mulai memikirkannya mulai pekan ini,” kata Mauricio.
Karena itu, fokus penuh kini diarahkan ke partai kontra Dewa United. Mauricio menilai semua elemen tim harus kompak untuk kembali ke jalur kemenangan.
Persija Jakarta sudah memulai persiapan khusus sejak awal pekan ini. Sesi latihan diisi dengan peningkatan intensitas fisik sekaligus evaluasi strategi taktik.
Rizky Ridho dkk. terlihat begitu serius menjalani program dari tim pelatih. Mereka ingin membuktikan hasil imbang kontra Malut United hanya sebuah kecelakaan kecil.
Mauricio sendiri memiliki catatan penting terhadap anak didiknya. Selain faktor teknis permainan, ia menyoroti masalah disiplin yang berujung pada kartu merah.
Pada pekan kedua saat melawan Persis, Allano Lima diganjar kartu kuning kedua sehingga harus keluar lebih cepat. Lalu, kala bersua Malut United, giliran Rio Fahmi menerima hukuman serupa.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
