
Kapten Manchester United Bruno Fernandes menjadi sorotan saat dirinya gagal mengeksekusi penalti di laga imbang melawan Fulham, Minggu (24/8). (Dok. Manchester United)
JawaPos.com - Kapten Manchester United Bruno Fernandes menjadi sorotan saat dirinya gagal mengeksekusi penalti di laga imbang melawan Fulham, Minggu (24/8). Tendangan penalti yang didapatkannya pada menit ke-38 tersebut harus melayang tinggi di atas gawang Fulham.
Usai pertandingan, Bruno Fernandes menjelaskan bahwa dirinya kesal saat bersenggolan dengan wasit Chris Kavanagh yang membuatnya gagal mengeksekusi tendangan penalti. "Itu bukan alasan untuk gagal mengeksekusi penalti, saya hanya melakukan tendangan yang sangat buruk," ucapnya dikutip dari laman resmi klubnya, Senin (25/8).
Pemain Timnas Portugal tersebut juga beralasan bahwa letak kakinya terlalu ke bagian bawah bola. "Saya terlalu banyak meletakkan kaki di bawah bola dan itulah mengapa bola akhirnya melambung di atas mistar," lanjut Bruno Fernandes.
Pelatih Manchester United Ruben Amorim turut menyayangkan kegagalan penalti kaptennya tersebut. Dia juga merasa bahwa Bruno Fernandes terlihat tidak bahagia selama bermain karena banyaknya tanggung jawab yang dipikulnya.
"Saya rasa dia tidak terbiasa gagal mengeksekusi penalti. Dia tahu betapa pentingnya setiap momen dalam konteks ini yang bisa berdampak besar bagi tim. Saya merasa selama pertandingan dia tidak begitu bahagia, tidak begitu terlibat karena dia memiliki begitu banyak tanggung jawab, dan saya rasa dia merasakannya saat itu," kata Ruben Amorim.
Alasan Bruno Fernandes yang turut menyalahkan Chris Kavanagh pada kegagalan penaltinya, membuat legenda Chelsea Craig Burley mengkritiknya. Menurutnya, insiden tersebut sangat memalukan.
"Saya ingin membahas insiden tendangan penalti itu. Sungguh merengek dan merintih kesakitan. Sungguh memalukan! Wasit secara tidak sengaja menyenggolnya saat ia mencoba menyuruh pemain mundur, namun ia [Bruno] berpura-pura [seolah-olah] wasit hampir menabraknya saat ia berlari untuk mengambil penalti," tuturnya kepada ESPN.
Craig Burley menilai bahwa senggolan wasit kepada Bruno Fernandes merupakan hal yang sepele. Namun, gelandang 30 tahun itu bereaksi terlalu berlebihan. "Pemain lain mana pun pasti akan menertawakannya dan mengambil penalti itu dalam 10 detik berikutnya. Namun, ia tetap merengek, merintih, dan menangis, seperti yang biasa ia lakukan, tentang sesuatu yang begitu sepele."
"Bagi saya, skenario yang terisolasi dalam pertandingan itu merangkum sebagian besar kariernya di Manchester United. Banyak hal yang baik, tetapi ada sisi buruknya, dan kita melihatnya lagi hari ini. Sungguh memalukan," pungkas pemain yang pensiun pada tahun 2004 tersebut.
Untuk saat ini, Manchester United masih meraih satu poin dari dua laga. Kemenangan perdana di Liga Inggris tentu diincar oleh skuad Setan Merah saat menghadapi Burnley, Sabtu (30/8).

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
