
Pertandingan Persita Tangerang Vs Persebaya Surabaya pada Super League pekan kedua di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Sabtu (16/8/2025). Persebaya berhasil memimpin 1-0 lebih dulu. Francisco Rivera mencatatkan namanya di papan skor pada menit k
JawaPos.com-Persaingan ketat di BRI Super League 2025/26 telah memasuki pekan kedua dengan berbagai dinamika menarik. Panasnya tensi pertandingan menjadi warna tersendiri dalam kompetisi tertinggi Indonesia ini.
Hingga pekan ke-2 BRI Super League 2025/26, dua tim menjadi 'kolektor' kartu kuning terbanyak. Mereka adalah Persijap Jepara dan PSM Makassar yang tampaknya belum bisa mengontrol emosi dan agresivitas pemain-pemainnya di lapangan.
Persijap Jepara memimpin daftar tim dengan pelanggaran terbanyak setelah mengoleksi 10 kartu kuning. Wahyudi Hamisi dan Carlos Franca menjadi pemain yang paling sering melakukan pelanggaran dengan masing-masing meraih dua kartu kuning dari dua pertandingan yang telah dijalani.
Mereka disusul oleh Rodrigo Moura, Najeeb Yakubu, Elvis Sakyi, Douglas Cruz, Alexis Gomez, dan Rosalvo yang masing-masing telah mencicipi kartu kuning.
Meski demikian, patut diacungi jempol bahwa belum ada satupun pemain Persijap yang sudah mendapatkan kartu merah hingga pekan ke-2. Hal ini menunjukkan meskipun agresif, para pemain masih bisa menjaga diri agar tidak melakukan pelanggaran yang terlalu keras.
Situasi berbeda dialami beberapa tim lain yang sudah harus kehilangan pemain akibat kartu merah. Persija Jakarta, Bhayangkara Presisi Lampung FC, Arema FC, dan Persis Solo telah mendapatkan masing-masing satu kartu merah.
Kartu merah tersebut ada yang berasal dari akumulasi dua kartu kuning dalam satu laga, hingga yang mendapat kartu merah langsung (straight red card) akibat pelanggaran keras.
Sebaliknya, di tengah panasnya persaingan, ada tiga tim yang patut mendapat apresiasi karena mampu menjaga sportivitas dan 'enggak doyan main kartu'. Ketiga tim ini menunjukkan bahwa sepak bola dapat dimainkan dengan intensitas tinggi namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai fair play.
Pertama adalah Borneo FC Samarinda, yang hanya mengoleksi dua kartu kuning selama dua pekan pertama. Artinya, tim Pesut Etam ini rata-rata hanya menerima satu kartu kuning tiap pertandingan, menunjukkan disiplin tinggi para pemainnya.
Dua tim Jawa Timur juga masuk dalam daftar tim paling fair play. Persik Kediri dan Persebaya Surabaya masing-masing juga hanya mengoleksi dua kartu kuning selama dua pekan. Kedua tim ini membuktikan bahwa sepak bola Jawa Timur tidak hanya mengandalkan permainan keras, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas.
Ketiganya, Borneo FC Samarinda, Persik Kediri, dan Persebaya Surabaya, resmi menjadi tim paling fair play sejauh ini di BRI Super League 2025/26.
Data statistik menunjukkan fakta menarik tentang pola pelanggaran di BRI Super League 2025/26. Sebanyak 75 kartu kuning telah dikeluarkan wasit dari 18 laga yang dipertandingkan pada pekan 1 dan 2. Angka ini menunjukkan rata-rata sekitar 4,2 kartu kuning per pertandingan.
Dari segi posisi pemain, sebanyak 29 kartu kuning diberikan kepada pemain yang berposisi sebagai gelandang. Hal ini tidak mengherankan mengingat gelandang adalah posisi yang paling banyak melakukan duel dan bersentuhan langsung dengan lawan.
Beberapa hal menarik lainnya yang tercatat adalah dua kartu kuning diberikan kepada kiper, yang menunjukkan bahwa bahkan penjaga gawang pun tidak luput dari tindakan indisipliner.
Hingga pekan ke-2, sudah ada dua kartu merah langsung (straight red card) yang masing-masing didapat oleh seorang bek dan seorang gelandang.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
