Paul Munster siap kalahkan Arema FC di Kanjuruhan bersama Bhayangkara FC. (Media Bhayangkara)
JawaPos.com — Adu gengsi tersaji di Stadion Kanjuruhan, Malang, saat Arema FC menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-3 Super League 2025/2026, Jumat (22/8/2025) sore WIB. Duel ini bukan sekadar laga biasa, tetapi juga pertaruhan harga diri dua tim dengan misi berbeda di awal musim.
Arema FC datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah belum terkalahkan dalam dua laga awal. Sementara itu, Bhayangkara FC masih mencari kemenangan perdana sejak kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, menegaskan timnya akan datang dengan tekad kuat untuk memberi pelajaran kepada Singo Edan.
Menurutnya, The Guardian sudah berada di jalur yang tepat dan tinggal menunggu momen untuk bangkit.
“Para pemain sudah menunjukkan tekad untuk meraih kemenangan. Kalian bisa melihat para pemain berjuang. Mereka ingin menang. Yang penting, kami memiliki kesempatan itu,” kata Munster dikutip dari I.League, Rabu (20/8/2025).
Bagi Arema FC, laga ini menjadi kesempatan emas untuk melanjutkan tren positif sekaligus menjaga posisi di papan atas.
Saat ini, tim asuhan Marcos Santos berada di peringkat ketiga dengan empat poin hasil sekali menang dan sekali imbang.
Kemenangan akan membuat Singo Edan semakin mantap di jalur persaingan gelar musim ini. Dukungan ribuan Aremania di kandang tentu menjadi modal besar untuk menekan lawan sejak awal.
Namun, Arema FC juga perlu waspada karena Bhayangkara FC memiliki ambisi besar untuk keluar dari tren negatif. The Guardian saat ini tertahan di peringkat ke-15 dengan hanya satu poin dari dua laga awal.
Meski begitu, Munster tidak gentar menghadapi tekanan di Malang. Ia menilai skuadnya memiliki kualitas untuk mencuri poin, bahkan mencuri kemenangan dari Singo Edan.
Sejarah pertemuan kedua tim menunjukkan Arema FC sedikit lebih dominan.
Dari 17 laga yang sudah dimainkan, Singo Edan berhasil meraih sembilan kemenangan, sedangkan Bhayangkara FC empat kali menang dan empat lainnya berakhir imbang.
Dominasi itu tentu menjadi motivasi tambahan bagi Arema untuk menjaga tradisi kemenangan. Namun bagi Bhayangkara, catatan tersebut justru bisa menjadi pelecut semangat untuk membalikkan keadaan.
Dalam lima pertemuan terakhir, Arema dan Bhayangkara saling mengalahkan dengan skor yang ketat. Pada pertemuan terakhir, 6 Maret 2024, kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
