Gustavo Franca dan Eksel Runtukahu langsung mencetak gol dalam laga debutnya bersama Persija Jakarta saat melawan Arema FC di JIS, Sabtu (26/7). (Dok. Persija)
JawaPos.com - Persija Jakarta vs Persita Tangerang akan menjadi panggung perdana bagi seorang Gustavo Franca menunjukkan aksi dan tarian Samba-nya di Super League 2025/2026. Playmaker berusia 27 tahun itu dapat unjuk kebolehan dan membuat lini tengah serta bertahan Pendekar Cisadane yang dipimpin Pablo Ganet kocar-kacir.
Gustavo Franca termasuk salah satu pemain anyar Persija Jakarta. Didatangkan dari Londrina, klub kompetisi kasta ketiga Liga Brasil, kehadirannya sempat menimbulkan tanda tanya besar.
Apalagi, Gustavo Franca memiliki posisi sebagai gelandang serang. Dia diharapkan jadi jantung permainan Persija Jakarta dan juga kreator penyerangan Macan Kemayoran di Super League 2025/2026.
Namun, secara perlahan, Gustavo Franca mulai membuktikan kualitasnya. Dimulai dari saat latihan, di mana dia beberapa kali memamerkan aksi skillful alias kemampuan individu yang lumayan hingga pergerakannya di lapangan.
Bukti sahihnya adalah saat Franca dimainkan pelatih Mauricio Souza dalam laga persahabatan melawan Arema FC. Visi bermainnya terlihat jelas layaknya playmaker yang memang dibutuhkan Persija Jakarta.
Satu gol disumbangkan oleh Franca. Dia mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti. Penampilannya seolah menunjukkan Gustavo Franca sedang menari-nari ala samba di lapangan.
Kini, Gustavo Franca punya kesempatan untuk melakukannya lagi. Tapi, ajang yang dimainkan berbeda, dia akan membuktikan kualitas dan levelnya di Super League 2025/2026.
Persita Tangerang akan jadi ujian pertama Gustavo Franca di Persija. Tim yang tak sebesar Macan Kemayoran, tapi kerap jadi kuda hitam untuk klub-klub besar seperti Persija.
Di satu sisi, Gustavo Franca harus lebih waspada karena Persita juga dihuni oleh pemain-pemain dengan kualitas tak kalah ciamik. Salah satunya adalah Pablo Ganet, gelandang tengah asal Guinea Khatulistiwa.
Mantan buruan Persebaya Surabaya itu dikenal sebagai gelandang kharismatik dan punya keahlian dalam menjaga keseimbangan tim. Pablo Ganet bisa jadi petaka untuk Persija karena visi bermainnya yang jelas.
Pablo Ganet tercatat sebagai pemain Timnas Guinea Khatulistiwa. Dia bahkan sudah mencatatkan 52 penampilan, dengan torehan lima gol dan dua assist. Perannya cukup krusial untuk negaranya.
Karena itu, menarik dinantikan duel Persija vs Persita. Sebab dua pemain dengan visi bermain kualitas tinggi yang didukung kemampuan ciamik akan menambah pertarungan yang tersaji di Jakarta International Stadium pada Minggu (10/8) malam nanti mulai pukul 19.00 WIB.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
