Francisco Rivera siap adu magis dengan Ezequiel Vidal di laga Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta. (Media Persebaya/PSIM)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya akan memulai langkahnya di Super League 2025/2026 dengan lawan yang tidak bisa dianggap remeh, PSIM Yogyakarta. Laga pembuka ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (8/8/2025) dan langsung menghadirkan duel pemain kunci yang layak dinanti.
Francisco Rivera dari Persebaya Surabaya dan Ezequiel Vidal dari PSIM akan menjadi pusat perhatian di pertandingan ini.
Keduanya sama-sama berposisi sebagai gelandang serang yang bisa mengubah arah permainan hanya dengan satu sentuhan.
Rivera datang dari Meksiko dengan reputasi sebagai playmaker kreatif dan eksekutor bola mati yang mumpuni.
Di musim lalu bersama Persebaya Surabaya, ia mencatat 8 gol dan 7 assist dari 29 penampilan dengan total 2.497 menit bermain.
Di sisi lain, Vidal yang baru bergabung dengan PSIM pada 9 Juli 2025 membawa modal impresif dari Liga India bersama Punjab FC.
Musim lalu, gelandang asal Argentina ini mencatat 10 gol dan 5 assist dalam 25 pertandingan, meski hanya bermain 1.808 menit.
Menariknya, kedua pemain memiliki banyak kesamaan. Mereka sama-sama berusia 30 tahun, memiliki tinggi badan di bawah 1,70 meter, dan dominan menggunakan kaki kiri.
Perbedaan mencolok justru terlihat dari gaya bermain. Rivera lebih tenang dan terukur dalam membangun serangan, sedangkan Vidal cenderung agresif dan eksplosif dalam menusuk pertahanan lawan.
Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, kemungkinan akan memaksimalkan Rivera di formasi 4-2-3-1. Ia akan menjadi otak serangan di belakang striker tunggal Mihailo Perovic, dibantu Bruno Moreira dan Malik Risaldi di sayap.
Sementara itu, pelatih PSIM, Jean-Paul Van Gastel, menempatkan Vidal sebagai bagian dari trisula lini depan dalam formasi 4-3-3. Ia akan ditemani Rafinha dan Nermin Heljeta yang siap memanfaatkan ruang dari pergerakannya.
Kedua tim sama-sama mengandalkan penguasaan bola untuk membangun serangan.
Rivera akan menjadi pengatur tempo Persebaya Surabaya, sementara Vidal diharapkan menjadi pemecah kebuntuan bagi PSIM dengan penetrasi langsung ke kotak penalti.
Secara statistik musim lalu, Rivera unggul dalam kontribusi assist yang menunjukkan visinya dalam melihat peluang. Namun, Vidal punya catatan gol lebih banyak yang memperlihatkan insting mencetak golnya lebih tajam.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
