
Pemain Persik Mochammad Supriadi saat berlatih. (Persik Kediri/Antara)
JawaPos.com–Pemain Persik Kediri siap tampil all out menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2025/2026 yang akan berlangsung Agustus.
Salah satu pemain Persik Mochammad Supriadi mengaku sangat antusias dengan akan bergulirnya kompetisi. Dia ingin membuktikan performanya membela Persik Kediri.
”Saya pribadi masih ingin bermain untuk Persik Kediri. Saya ingin membuktikan kepada tim (Persik Kediri), kalau saya masih bisa kembali ke top performa,” kata Supriadi seperti dilansir dari Antara di Kediri, Kamis (31/7).
Pemain berusia 23 tahun itu mengaku sudah tak sabar untuk menjalani debut di musim ketiganya bersama Persik Kediri. Dia ingin menunjukkan performanya sebagai pemain yang layak untuk dipertahankan ke dalam skuad.
Pemain yang pernah membawa Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF U-16 2018 itu memiliki ambisi besar untuk kembali mencetak gol dan memberikan banyak assist penting untuk membantu Persik Kediri bersaing di posisi papan atas musim ini.
Supri, sapaan akrabnya sebelumnya lama absen ke dalam skuad lantaran mengalami cedera serius, yakni Anterior Cruciate Ligament (ACL).
”Target utama tentu ingin berkontribusi penuh kepada tim. Sedangkan target pribadi saya ingin mencetak gol dan banyak memberikan assist,” tutur Mochammad Supriadi.
Supriadi mengaku merasa cukup nyaman selama tinggal di Kota Kediri. Bahkan karena terlalu nyaman, dia jarang pulang ke kampung halaman di Surabaya.
”Saya jarang pulang, karena lebih fokus latihan sajalah. Karena pulang pergi juga capek. Jadi fokus di Kediri saja tempatnya juga sangat nyaman,” ujar Mochammad Supriadi.
Dia juga sudah sangat cocok dengan menu-menu makanan yang ada di Kota Kediri. Selain itu, harga makanan di Kota Tahu ini juga cukup murah. Bahkan, dia punya menu andalan yang menjadi favorit yakni pecel.
”Makanan enak-enak semua di Kediri, terutama pecel. Sering saya beli pecel di kawasan Jalan Dhoho, atau tidak di pecel Mbah Darmo (berlokasi di Kelurahan Banjaran),” ungkap Mochammad Supriadi.
Manajer Persik Kediri M. Syahid Nur Ichsan mengatakan, perkembangan pemain dalam setiap pekannya memang selalu menunjukkan progres positif.
”Banyak pemain juga yang baru bergabung. Tentunya mereka perlu saling mengerti satu sama lain. Agenda latihan bersama sangat bagus untuk meningkatkan chemistry antar pemain,” ungkap Syahid Nur Ichsan.
Dia menambahkan, latihan bersama juga disebutnya sangat berguna sebagai fase persiapan menyongsong Super League 2025/26. Itu sekaligus sebagai bahan evaluasi dan gambaran bagi pelatih terkait dengan kondisi tim dan para pemain.
”Melalui latihan bersama ini akan memberikan banyak gambaran bagi pelatih mengenai kondisi tim, hingga sejumlah evaluasi maupun program latihan yang akan dilakukan ke depan,” ucap Syahid Nur Ichsan.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
