
Para pemain Persebaya 1995 ketika santai di kamar Wisma Persebaya.
JawaPos.com - Sejak era perserikatan Liga Indonesia, Jawa Pos selalu setia menemani dan memberitakan klub kebanggaan kota Pahlawan, Persebaya Surabaya.
Hingga sekarang, Jawa Pos juga tak pernah absen menuliskan isu-isu aktual Green Force. Pada medio 90-an, wartawan Jawa Pos almarhum Kholili Indro begitu dekat dengan arek-arek skuad Bajul Ijo.
Pak KO, panggilan Kholili sekaligus kode wartawannya, menjadi embedded journalist di setiap pertandingan Persebaya. Pak KO juga kerap menjadi wartawan pertama yang tahu isu-isu dibalik layar Persebaya. Mulai mengikuti away Persebaya di seluruh kompetisi Indonesia dan Asia, hingga menangkap rahasia bursa transfer pemain.
Sebagai wartawan olahraga, karier alumnus Stikosa AWS Surabaya ini bisa dibilang sudah lengkap. Pak KO pernah menunaikan ibadah haji sebagai seorang muslim, hingga beribadah "haji" sebagai seorang jurnalis. Pria berkaca mata ini pernah meliput langsung Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang, Olimpiade Sydney 2000, Asian Games Qatar 2006, dan SEA Games Laos 2009.
Kholili Indro (kiri) bersama promotor tinju dunia Don King di Las Vegas, Amerika Serikat (Mei 1998).
Bapak dua anak itu juga pernah menyabet penghargaan bergengsi Piala Prapanca 1994 lewat karya fotografinya yang sensasional. Kala itu Kholili memotret aksi seorang pemain yang berebut bola hingga patah kaki. Foto itu dicetak besar dan dipajang di rumahnya.
Kholili mengembuskan napas terakhirnya di RS Husada Utama Surabaya pada usia 53 tahun akibat kanker kelenjar getah bening.
“Sebagai pemain yang dibesarkan Jawa Pos, saya sangat terpukul atas meninggalnya Kholili. Dia adalah wartawan sekaligus kawan dekat saya,” kata legenda Persebaya, Mustaqim kepada koran Jawa Pos.
“Mas Kholili adalah saksi dan peliput setia Petro sejak Liga Indonesia I. Dia juga yang memberi Petro gelar sebagai tim juara tanpa mahkota. Saya berduka sedalam-dalamnya,” tutur Widodo Cahyono Putro, eks bomber Timnas Indonesia dipetik koran Jawa Pos.
Meskipun telah berpulang ke pangkuan Illahi, namun karya Kholili Indro sebagai seorang jurnalis akan tetap abadi.
Berikut ini foto-foto karya wartawan Jawa Pos, almarhum Kholili Indro yang merekam kejayaan Persebaya Surabaya era 1990-2000.
Bomber Persebaya Jacksen F Tiago berebut bola dengan dua pemain Arema Charis Yulianto (kiri) dan Juan Rodríguez Rubio dalam kompetisi Liga Kansas Indonesia 1996-1997. Persebaya menang 6-1 atas Arema.
Skuad Persebaya Surabaya.
Laga Liga Dunhill Indonesia di Stadion Gajayana Malang pada 29 Maret 1995. Arema menang tipis 1-0.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
