
David da Silva masih meninggalkan warisan yang abadi di Persib Bandung. (Media Persib)
JawaPos.com — David da Silva menjadi nama yang tak bisa dilupakan dari perjalanan gemilang Persib Bandung sejak era Liga 1 bergulir. Ketajamannya di lini depan Maung Bandung menorehkan rekor fantastis sebagai top skor abadi klub dengan total 72 gol dari 113 pertandingan.
Kini usai membawa Persib Bandung juara back to back Liga 1 Indonesia 2023/2024 dan 2024/2025, David da Silva tengah berada di ambang petualangan baru.
Penyerang asal Brasil itu resmi berstatus tanpa klub dan santer dirumorkan segera merapat ke klub ambisius Super League 2025/2026, Malut United.
Meski belum ada konfirmasi resmi, rumor kepindahan ke Malut United menjadi sorotan menjelang kick-off musim baru.
Jika benar terjadi, maka David da Silva bisa menjadi amunisi mematikan bagi klub asal Maluku Utara tersebut dalam persaingan papan atas Super League.
Sepanjang kariernya bersama Persib Bandung, kontribusi David da Silva begitu luar biasa. Ia mencatatkan 72 gol dan 18 assist dari 113 penampilan di semua kompetisi bersama Maung Bandung.
Bukan hanya soal jumlah, kualitasnya sebagai penyerang tengah juga terbukti lewat catatan 0,65 gol per laga. Dengan rata-rata satu gol setiap 119 menit, striker kelahiran Guarulhos ini tak tergantikan di lini serang Persib Bandung.
Selama berseragam biru, ia hanya 16 kali masuk sebagai pemain pengganti dan 24 kali ditarik keluar. Artinya, David da Silva lebih sering tampil penuh sebagai tumpuan utama di sektor depan.
Total menit bermainnya mencapai 8.818 menit sejak pertama kali memperkuat Persib Bandung. Ini menunjukkan kepercayaan tinggi dari pelatih terhadap kualitas dan konsistensinya.
Secara statistik, David da Silva bahkan unggul jauh dibanding dua penyerang top lain yang pernah membela Persib Bandung di era Liga 1. Nama-nama seperti Ezechiel Ndouasel dan Ciro Alves masih tertinggal dari torehan gol David.
Ezechiel Ndouasel, striker Chad yang kini bermain untuk FC Bekasi City, mengoleksi 40 gol dari 70 pertandingan bersama Persib Bandung.
Meski mencatatkan 20 assist dan rata-rata gol 0,57 per laga, ia masih terpaut 32 gol dari David da Silva.
Sementara Ciro Alves yang juga berasal dari Brasil mencatat 35 gol dari 107 laga. Meski unggul dalam assist dengan 33 umpan gol, rata-rata gol per laganya hanya 0,33 dan butuh 246 menit untuk mencetak satu gol.
Itu semua membuktikan David da Silva memang pantas menyandang predikat top skor abadi Persib Bandung di era Liga 1.
Hingga kini, belum ada pemain yang mampu mendekati efektivitas dan produktivitas golnya dalam balutan jersey Maung Bandung.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
