Bomber Arab Saudi Firas Al-Buraikan bisa hancurkan mimpi Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. (Instagram @frr9_)
JawaPos.com — Timnas Indonesia bakal menghadapi ujian berat di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Drawing yang digelar di Kuala Lumpur menempatkan skuad Garuda satu grup dengan dua kekuatan raksasa Asia Barat, Arab Saudi dan Irak.
Arab Saudi yang kini duduk di peringkat 59 FIFA jelas bukan lawan sembarangan. Mereka diperkuat deretan pemain kelas atas yang tampil di liga lokal yang kini makin kompetitif setelah kedatangan banyak bintang Eropa.
Dengan pelatih sekelas Herve Renard, Elang Hijau punya fondasi kuat dari segi taktik, pengalaman, hingga kedalaman skuad.
Timnas Indonesia yang diasuh Patrick Kluivert wajib tampil tanpa celah jika ingin menjaga mimpi lolos ke Piala Dunia 2026 tetap hidup.
Meski Indonesia sempat tampil kompetitif dalam pertemuan sebelumnya, Arab Saudi kini tampil jauh lebih tajam. Lima bintang di bawah ini adalah ancaman nyata dan wajib dikawal ketat jika Timnas ingin mencuri poin.
Firas Al-Buraikan adalah ancaman utama di lini depan Arab Saudi yang wajib diwaspadai pertahanan Indonesia. Penyerang milik Al-Ahli ini dikenal fleksibel karena bisa bermain sebagai striker murni maupun penyerang sayap.
Lahir pada 14 Mei 2000 di Riyadh, Firas sudah tampil lebih dari 43 kali untuk timnas dengan torehan sedikitnya 10 gol. Ia punya keunggulan dalam duel udara berkat tinggi badan 181 cm dan kecepatan dalam mengeksekusi peluang.
Firas punya naluri mencetak gol tinggi serta gaya bermain agresif yang kerap menyulitkan bek lawan. Ia menjadi salah satu kunci dari transisi cepat Arab Saudi dalam membongkar pertahanan musuh.
Abdullah Radif adalah striker muda bertalenta yang kini memperkuat Al-Ettifaq sebagai pinjaman dari Al-Hilal. Lahir pada 21 Januari 2003, Radif sudah jadi bagian dari timnas senior sejak usianya masih 18 tahun.
Dengan tinggi menjulang 187 cm, Radif sangat dominan dalam duel udara dan memiliki pergerakan eksplosif di area kotak penalti. Meski baru mencetak dua gol dari 18 caps, potensinya sebagai predator lapangan tak bisa diremehkan.
Ia dikenal piawai dalam membaca ruang dan menciptakan peluang dari situasi tak terduga. Bek Indonesia wajib mewaspadai pergerakan diam-diam Radif yang bisa tiba-tiba menuntaskan peluang di depan gawang.
Di sektor pertahanan, Arab Saudi punya sosok senior yang sangat tangguh dalam diri Ali Al-Bulayhi. Bek kelahiran Diriyah pada 21 November 1989 ini dikenal sebagai pemain bertahan yang keras dan penuh pengalaman.
Al-Bulayhi sudah tampil lebih dari 50 kali bersama timnas dan kerap menjadi tembok kokoh di jantung pertahanan. Ia juga dikenal sebagai pemain yang mampu memprovokasi lawan dan merusak konsentrasi penyerang.
Dengan gaya bermain agresif, Al-Bulayhi sering memancing emosi lawan agar kehilangan fokus. Pemain Timnas Indonesia harus tetap tenang dan tidak terpancing jika berhadapan langsung dengannya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
