Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 Juli 2025 | 23.26 WIB

PSIM Jogjakarta Kalah dari Persik Kediri Jelang Super League 2025/2026, Van Gastel Beberkan Fokus Laskar Mataram

Jean Paul van Gastel. (dok. PSIM) - Image

Jean Paul van Gastel. (dok. PSIM)

JawaPos.com-PSIM Jogjakarta terus melanjutkan persiapan intensif menuju Super League 2025/2026. Salah satu uji coba mereka menjamu Persik Kediri di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (12/7).

Pertandingan tersebut berlangsung secara tertutup dan tanpa publikasi skor resmi dari kedua klub. Hasil laga akhir diketahui berkat unggahan eks striker Persib Bandung Ezra Walian.

“PRE-SEASON VIBE, 0-2 win,” tulis Ezra.

Unggahan itu mengisyaratkan bahwa Persik Kediri berhasil mengalahkan PSIM Jogja dengan skor dua gol tanpa balas. Laga melawan Persik menjadi uji coba kedua PSIM selama masa pramusim.

Sebelumnya, tim berjuluk Laskar Mataram ini telah menghadapi Porda Bantul. Pelatih kepala Jean-Paul Van Gastel mengungkapkan bahwa uji coba seperti ini sangat penting untuk mengasah gaya bermain dan menilai kesiapan seluruh pemain.

“Untuk saya, sangat penting melihat cara bermain yang kita inginkan. Dengan pertandingan ini, saya bisa melihat dan mengukur tim untuk level Super League. Saya bisa melihat bagaimana kemampuan pemain kita,” kata pelatih asal Belanda tersebut dalam rilis resmi klub.

Menurut Van Gastel, PSIM tampil cukup baik di 30 menit awal laga. Namun, dia juga mengakui adanya beberapa kesalahan teknis yang bisa berdampak serius terhadap hasil pertandingan.

“Dari sisi permainan, pada tiga puluh menit awal sudah cukup bagus, tetapi sempat ada kesalahan yang berakibat cukup fatal,” ujar Jean-Paul Van Gastel.

Memasuki paruh kedua pertandingan, PSIM menunjukkan peningkatan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan meskipun belum cukup untuk membalikkan keadaan.

“Untuk babak kedua, kita memiliki cukup banyak peluang untuk mencetak gol. Kita bisa berkembang lebih baik di babak kedua,” lanjut Jean-Paul Van Gastel.

Van Gastel juga mencatat kemajuan dari aspek kebugaran fisik pemain jika dibandingkan dengan laga sebelumnya. Namun dia tidak menampik bahwa para pemain PSIM masih memiliki pekerjaan rumah untuk mengejar ketertinggalan fisik dari lawan.

“Perbedaan dengan pertandingan minggu lalu adalah peningkatan fisik pemain mulai terbentuk,” kata Jean-Paul Van Gastel.

“Kita masih butuh meningkatkan dalam banyak sisi. Saya pikir, fisik lawan lebih kuat daripada kita,” tambah dia.

Meski harus menelan kekalahan dari Persik, Van Gastel tetap mengambil sisi positif. Baginya, hasil bukanlah yang utama dalam laga uji coba ini. Dia lebih menyoroti proses, progres pemain, dan pembentukan kerangka tim yang lebih matang untuk kompetisi resmi nanti.

Kekalahan ini menjadi cermin bagi PSIM Jogjakarta untuk membenahi kekurangan sebelum benar-benar bersaing di Super League musim depan. Van Gastel meyakini bahwa timnya akan terus berkembang dengan latihan dan evaluasi berkelanjutan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore