Sadida Nugraha (tengah) saat berlaga di Australia.
JawaPos.com - Ada lima pemain akademi yang dipromosikan ke tim senior Persebaya Surabaya musim ini. Dari nama-nama itu, Sadida Nugraha Putra jadi sosok yang banyak mendapat sorotan.
Namanya mencuat setelah laga kontra Western Australia Football Team di Perth, Rabu (9/7) malam. Secara mengejutkan, dia tampil sebagai starter. Pemain 20 tahun itu bermain di lini tengah. Berduet dengan Milos Raickovic dan Francisco Rivera.
Dipilihnya Sadida sebagai starter tidak salah. Sebab, dia tampil bagus bersama skuad U-20 Elite Pro Academy (EPA) 2024-2025. Sadida tercatat sebagai pemain dengan penampilan terbanyak. Yakni 2.125 menit. Maka wajar pelatih Persebaya Eduardo Perez Moran percaya kepada Sadida.
"Saya sudah mengenal Sadida. Dia adalah pemain dari akademi. Jujur, kami sangat percaya dengan semua pemain yang berasal dari akademi," kata pelatih asal Spanyol itu seperti dalam rilis yang dishare Persebaya di grup WhatsApp media peliput Persebaya.
Dia menyebut setidaknya ada tujuh pemain jebolan akademi yang kini ada di dalam skuad Green Force. Termasuk Sheva Kardanu dan M. Ichsas Baihaqi.
Eduardo tentu senang. Sebab, banyak pemain akademi yang punya kualitas apik. "Itu menunjukkan kerja bagus dari pihak akademi," katanya. Eduardo meminta para pemain jebolan akademi untuk menjaga performa. "Sekarang mereka ada di tim utama. Step by step, mereka harus menunjukan performa terbaik," beber mantan pelatih PSS Sleman itu.
Dalam duel kontra Western Australia Football Team, Green Force menang dua gol tanpa balas. Meski begitu, Eduardo belum sepenuhnya puas. "Saya senang dengan hasilnya, tapi kami harus tetap improve," katanya. Dia melihat anak asuhnya sempat panas di awal.
"Pada 20 menit pertama, kami bermain baik. Mengontrol bola dan mendapat beberapa kesempatan. Tapi setelah itu lawan mulai menekan dan kami mendapat beberapa masalah dari lawan," terang Eduardo. Meski begitu, dia mengaku maklum. "Karena kami baru berlatih selama sepekan sebelum melakukan di awal musim ini," tutupnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
