
Gali Freitas dan Francisco Rivera.
JawaPos.com - Ada perubahan yang terlihat dari skema permainan Persebaya Surabaya di bawah asuhan Coach Eduardo Perez, salah satunya adalah serangan skuad Green Force lebih agresif dan bertempo cepat ketimbang saat ditangani Paul Munster.
Saat laga uji coba pra-musim antara Football West All Star menghadapi Persebaya kemarin (9/7) di Sam Kerr Football Center, serangan tim asuhan Coach Edu terlihat merepotkan tim tuan rumah.
Pemain yang terlihat menonjol dalam membangun serangan Persebaya adalah trisula maut mereka, yaitu Gali Freitas, Francisco Rivera, dan Bruno Moreira. Ketiganya benar-benar mengacak-acak pertahanan Australia Barat.
Otak serangan game plan ala Coach Edu terlihat masih berpusat pada Francisco Rivera. Beroperasi sebagai gelandang serang dan juga playmaker, pemain asal Meksiko ini turut menyumbang satu gol pada pertandingan kemarin.
Permainan Rivera yang visioner didukung pergerakan agresif Bruno Moreira dan Gali Freitas berhasil membuat pertahanan Australia Barat keteteran.
Statistik mencatat, Rivera mencatatkan dua peluang emas mengarah ke gawang, dimana salah satunya berbuah gol. Proses terjadinya gol juga tak lepas dari visi bermain mantan pemain Madura United itu.
Saat menguasai bola di tengah, ia secepat kilat membalik badan dan justru memberikan bola kepada Bruno Moreira. Kapten Persebaya itu lalu menguasai bola, dan memberikan umpan lambung ke arah Gali Freitas.
Bola lambung sukses diterima Gali dan langsung menyodorkan bola ke tengah yang ternyata sudah ada Rivera di depan gawang dan langsung melakukan tendangan first time untuk mengubah skor menjadi 0-1.
Pujian juga layak diberikan kepada Gali Freitas yang bermain tak kenal lelah kemarin. Ia bahkan tak jarang membantu pertahanan saat timnya diserang. Sedangkan saat melakukan serangan, ia kerap merepotkan pertahanan Football West dengan tusukan-tusukan dari sayap kanan.
Satu assist-nya menjadi modal bagus bagi pemain asal Timor Leste itu untuk mengamankan satu tempat di starting eleven untuk laga-laga Green Force kedepannya.
Sedangkan performa sang kapten Bruno Moreira melengkapi skema serangan Persebaya lewat pergerakan dari sayap kiri dan juga umpan lambung serta tendangan-tendangan berbahayanya. Ia sempat melepaskan satu shoot, tetapi sayang hanya melebar di sisi kiri gawang.
Mengutip dari akun YouTube resmi Football West, pertunjukan sepak bola impresif dari trisula maut itu membuat Persebaya mampu melepaskan total 12 tembakan, dimana enam diantaranya mengarah ke gawang, dan dua berbuah gol.
Selepas pertandingan, Bruno Moreira sebagai kapten mewakili Persebaya menerima trofi West Australia International karena timnya memenangkan laga.
"Salam satu nyali, wanii!!" seru Bruno ke arah para Bonek yang menonton langsung di stadion. Pemain Brasil itu juga memposting foto ia bersama trofi tersebut di Instagram pribadinya.
Dengan performa impresif trisula maut Persebaya itu, mereka siap menjadi ancaman para bek-bek 17 tim peserta Liga Super Indonesia musim depan. Asalkan mereka tampil konsisten dan tidak cedera, bukan tidak mungkin mereka akan membawa Green Force juara liga.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
