Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Juli 2025 | 15.45 WIB

Cerita Kevin Diks, Bek Timnas Indonesia yang Siap Ditempatkan Pada Posisi Manapun di Bundesliga

Kevin Diks. (dok. Timnas Indonesia) - Image

Kevin Diks. (dok. Timnas Indonesia)

JawaPos.com-Bek serba bisa kesayangan Tanah Air Kevin Diks, kembali membuka suara mengenai posisi terbaik di lapangan hijau. Pemain berdarah Belanda yang kini memperkuat Timnas Indonesia ini mengaku bahwa bermain sebagai bek tengah adalah posisi yang paling membuatnya merasa nyaman dan dapat menampilkan performa terbaik.

Pengalaman bermain sebagai bek tengah didapatkan Diks ketika masih membela FC Copenhagen. Di klub Denmark tersebut, sosok yang lahir pada 1996 ini menjadi tulang punggung pertahanan dan andalan utama dalam menjaga jantung pertahanan tim.

Perannya sebagai bek tengah di klub yang meraih double winner musim lalu, membuatnya berkembang pesat dan menjadi pemain yang sangat diandalkan pelatih.

Namun, kondisi berbeda harus dihadapi Diks ketika tampil bersama Timnas Indonesia. Pada era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, mantan pemain Fiorentina ini ditempatkan sebagai bek sayap kanan. Keputusan ini berdasar pertimbangan kedalaman skuat dan komposisi tim.

Posisi bek tengah di Timnas Indonesia saat ini telah dihuni sejumlah pemain muda berbakat. Rizky Ridho, Jay Idzes, Mees Hilgers, hingga Justin Hubner, menjadi pilihan utama Patrick Kluivert untuk mengawal lini pertahanan tengah.

Pemain-pemain ini telah menunjukkan performa yang konsisten dan memiliki karakteristik yang sesuai dengan filosofi permainan yang diterapkan.

Meski demikian, Diks menunjukkan sikap profesional dan fleksibel dalam merespons situasi ini. Dalam sebuah wawancara dengan media Jerman, Fohlen Hautnah, pemain yang pernah memperkuat Vitesse dan ADO Den Haag ini menjelaskan kemampuan adaptasinya di berbagai posisi pertahanan.

"Saya dapat bermain di hampir semua posisi bertahan. Bek kanan dan bek kiri, bek tengah, atau bahkan di lini tengah, sebagai pemain nomor enam," ungkap Diks dengan penuh keyakinan.

Pernyataan ini menunjukkan fleksibilitas dan kualitas teknis yang dimilikinya sebagai pemain sepakbola modern. Kemampuan beradaptasi di berbagai posisi ini tentu menjadi nilai tambah besar bagi Diks, baik di level klub maupun timnas.

Dalam sepak bola modern, pemain yang mampu mengisi beberapa posisi dengan baik sangat dibutuhkan pelatih untuk memberikan variasi taktik dan solusi ketika menghadapi situasi tertentu. Meskipun dapat bermain di berbagai posisi, Diks tetap memiliki preferensi pribadi terkait posisi yang membuatnya paling nyaman.

"Namun, saat ini saya merasa paling nyaman di posisi bek tengah. Baik itu dalam skema empat bek atau tiga bek, tidak ada masalah, yang terpenting saya bermain," jelas Diks.

Sikap profesional Diks terlihat jelas ketika dia menegaskan bahwa dirinya akan selalu siap bermain di posisi manapun demi kepentingan tim.

"Saya fleksibel dan menempatkan diri saya untuk melayani tim," ujar dia dengan tegas.

Mentalitas seperti ini tentunya sangat diperlukan dalam sepakbola tim, di mana kepentingan kolektif harus diutamakan di atas kepentingan individu.

Selain membahas posisi bermain, Diks juga mengungkapkan rasa bangga dan kehormatan yang luar biasa karena menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di Liga Jerman. Pencapaian bersejarah ini diraihnya setelah resmi bergabung dengan Borussia Monchengladbach pada bursa transfer musim panas lalu.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore