Pesepak bola Timnas Putri Indonesia Isa Guusje Warps (kedua kanan) bersama rekan merayakan gol ke gawang Timnas Putri Kirgistan. (ANTARA)
JawaPos.com - Tim nasional putri Indonesia akan melanjutkan kiprahnya dalam kualifikasi Piala Asia Putri 2026 Grup D, dengan' menghadapi Pakistan di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Rabu pukul 20.00 WIB, dikutip dari ANTARA.
Saat meraih kemenangan tipis 1-0 melawan Kirgistan pada laga pertama, Minggu lalu, pelatih timnas putri Satoru Mochizuki mengatakan dirinya cukup puas dengan tiga poin tersebut. Namun, pelatih asal Jepang itu mengatakan akan lebih senang jika Garuda Pertiwi meraih kemenangan besar, seperti yang dilakukan Taiwan ketika mengandaskan Pakistan 8-0.
Bukan tanpa sebab, dengan hanya juara grup yang lolos ke putaran final, jumlah gol sangat menentukan laju sebuah tim. Sebanyak 34 negara yang dibagi menjadi delapan grup pada babak kualifikasi, hanya ada juara grup yang lolos ke Australia pada Maret tahun depan.
Delapan negara ini akan menyusul empat negara yang sudah dipastikan lolos yaitu, Australia sebagai tuan rumah, serta China, Korea Selatan, dan Jepang yang lolos karena menjadi tiga tim teratas pada Piala Asia Putri 2022.
Oleh karena itu, laga kontra Pakistan menjadi peluang bagi Indonesia mengejar banyak gol untuk menyaingi perolehan gol Taiwan di posisi teratas. Apabila skema kemenangan besar terjadi, dan di laga lainnya Taiwan mengalahkan Kirgistan, maka penentuan siapa negara yang lolos akan ditentukan pada Sabtu (5/7), saat Indonesia dan Taiwan bertemu.
Mengingat pentingnya pertandingan ini, Mochizuki kemungkinan tak akan melakukan rotasi pemain, meski secara kualitas tim jika dilihat dari peringkat dunia FIFA, Garuda Pertiwi yang berada di posisi ke-95, unggul 62 tingkat di atas Pakistan.
Kendati demikian, peringkat dunia FIFA tak bisa selalu menjadi patokan utama kualitas sebuah setiap tim. Di atas kertas, Indonesia diunggulkan, namun bukan berarti Pakistan yang jauh di bawahnya tak bisa memberikan kejutan.
Kirgistan misalnya. Negara peringkat 136 dunia FIFA itu mampu menyulitkan Indonesia pada laga pertama di Indomilk Arena, Minggu lalu. Rapatnya pertahanan mereka dan strategi mengeksplorasi ruang kosong di belakang pertahanan tinggi Indonesia cukup efektif membuat Mochizuki memutar otak.
Laga di Indomilk Arena malam itu terjadi ketat, sebelum akhirnya Indonesia memecah kebuntuan pada menit ke-66 melalui tembakan kaki kanan keras Isa Warps yang memanfaatkan assist Claudia Scheunemann. Gol pemain berdarah Minang itu membuat Indonesia menang tipis 1-0.
Mochizuki menilai laga melawan Pakistan nanti tak bisa dianggap enteng, terlepas dari kekalahan besar yang mereka alami pada laga perdana.
"Kami melihat pertandingan Pakistan melawan Taiwan. Pakistan tidak bermain buruk, mereka tim yang cukup kuat," kata pelatih 61 tahun tersebut.
Ditambah, menurut dia penampilan Indonesia masih jauh dari kata sempurna karena menurutnya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi.
"Menurut saya, kami seharusnya dapat lebih banyak menguasai bola. Namun para pemain beberapa kali melakukan kesalahan kontrol, mengoper sehingga bola sering hilang," tutur Mochizuki.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
